Logo Saibumi

Hindari Penyekatan, Para Pengendara Jadikan Stasiun KAI Jalur Alternatif

Hindari Penyekatan, Para Pengendara Jadikan Stasiun KAI Jalur Alternatif

Foto: Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI) Bandar Lampung - Berbagai cara dilakukan para pengguna jalan guna bisa melintasi penyekatan jalan yang di Bandarlampung. 

 

BACA JUGA: Sederet Harapan Warga Bandarlampung di Hari Terakhir PPKM

Salah satunya, di Jalan Dipo, Tanjungkarang Pusat dan ke luar melalui Stasiun KAI Tanjungkarang. Jalur ini digunakan pengendara untuk bisa menghindari penyekatan yang berada di jalan Raden Intan atau lebih tepatnya depan plaza pos.

 

Rohman pengendara roda empat mengungkapkan, ia terpaksa harus rela membayar Rp. 2,000 agar bisa melewati penyekatan. 

 

"Gak apa apa lah bayar 2ribu, yang penting gak muter-muter cari jalan," ungkapnya kepada saibumi.com, Senin (6/9/2021) di pintu masuk Stasiun Tanjung Karang. 

 

Hal yang sama disampaikan Tian supir ekspedisi, menurutnya jalan alternatif ini merupakan sentral agar bisa melanjutkan perjalanan.

 

"Kita ngindari penyekatan depan plaza pos, makanya lewat sini," jelas Tian 

 

Sementara itu saat saibumi.com menanyakan kepada petugas loket parkir ia mengatakan, banyaknya pengendara yang melewati jalur ini menjadi keberkahan sendiri bagi omset parkir. 

 

"Iyah semenjak pada lewat sini, alhamdulillah omsetnya nambah," tuturnya 

 

Pantauan saibumi.com, dijalan Teuku Umar atau pintu masuk jalur dipo terlihat warga membantu pengendara roda empat guna bisa memasukin jalur alternatif tersebut. 

 

"Kita bantu markirin aja, kita juga gag wajibin orang bayar. Di kasih syukur enggak ya gak apa-apa. Niatnya ngebantu," cerita salah satu warga 

 

Informasi yang berhasil saibumi.com himpun Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan warga tersebut merupakan inisiatif warga di sekitar Jalan Dipo. 

 

Ia menjelaskan, jalur alternatif yang dipakai merupakan jalan yang biasa dilalui bus Damri untuk bisa memasuki PO yang berada di sekitaran Stasiun Tanjung Karang. (Riduan)

BACA JUGA: Semangat Penjual Bambu Keliling di Bandarlampung: Kalau Gak Mau Berusaha, Kita Gak Makan

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA