Saibumi.com (SMSI), Bandarlampung – Lima rumah milik warga Kecamatan Panjang, kota Bandar Lampung, alami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi, Rabu (4-8-2021) malam.
Hal ini dikatakan Badan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung Sutarno.
BACA JUGA: Harga Gabah Kering Panen di Lampung Turun 4%
"Lokasi angin puting beliung ada di Kelurahan Karang Maritim Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa puting beliung itu juga menumbangkan sebuah pohon beringin hutan berdiameter kurang lebih 600 cm yang menimpa pagar milik warga.
"Total kerugian belum bisa kami taksir. Saat ini tim sedang mengevakuasi atau membersihkan pohon tumbang itu. Untuk tim yang diterjunkan ada 30 orang," kata dia.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Lampung, Raden Eko, meminta masyarakat mewaspadai perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
"Perubahan cuaca yang cerah panas dan terik tiba-tiba menjadi dingin dan gelap patut diwaspadai karena ini berpotensi akan adanya kejadian angin kencang atau puting beliung serta hujan lebat," kata dia.
Dia pun menyebutkan bahwa dilihat dari fenomena yang terjadi di Panjang hal tersebut merupakan waterspout atau puting beliung yang memiliki karakteristik seperti kejadiannya bersifat lokal dan terjadi dalam periode waktu yang singkat dan umumnya sekitar kurang lebih 10 menit.
Kemudian, lanjut dia, pristiwa angin puting beliung biasannya lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari, hanya muncul dari sistem awan Cumulonimbus (CB), tetapi tidak semua awan CB dapat menimbulkan fenomena waterspout.
"Kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama dalam waktu yang dekat," kata dia.
sebelumnya diberitakan angin puting beliung menerjang beberapa wilayah di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Rabu (4/8/2021) sekitar jam 10 malam.
Menurut salah satu warga sekitar Aziz (22), mengatakan sebelumnya mendengar suara keras seperti suara ledakan, tidak lama dari itu angin puting beliung pun terjadi.
"Awalnya ada suara ledakan gitu, ga tau suara dari mana listrik atau apa, terus tiba-tiba ada angin puting beliung," ucapnya saat dihubungi Saibumi.com.
Lanjutnya ia mengatakan setelah ledakan itu terjadi, listrik daerah tersebut langsung padam. Para pedagang yang sedang berjualan di Terminal Panjang pun langsung bubar menyelamatkan diri.
Angin puting beliung tersebut mengakibatkan beberapa genteng rumah warga berterbangan dan berhamburan. Pohon besar yang berada di halaman kantor Kecamatan Panjang roboh.
Hingga saat ini, belum diketahui jumlah kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh angin puting beliung tersebut. (*)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA