Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Kemarin rupiah melemah 0,38% ke Rp 14.425 melawan dolar Amerika. Pelemahan ini terjadi 6 hari secara beruntun yang diduga akibat lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini yang melanda sebagian wilayah Indonesia khususnya Jakarta.
Diketahui bahwa hari ini juga dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai diketatkan karena Covid-19 mencatat rekor penambahan kasus positif per hari yang signifikan.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa seluruh pusat keramaian seperti mall, pasar, dan pusat perdagangan di Jakarta wajib ditutup mulai pukul 20.00 dan untuk restoran dibatasi kapasitas dine in maksimal 25%.
BACA JUGA: Realisasi Investasi Pemerintah Rp25,6 T Akhir Mei
Indeks dolar AS Senin kemarin menurun 0,35% setelah melesat 1,84% seminggu yang lalu sehingga memberikan kesempatan bagi rupiah untuk menguat hari ini yang secara teknikal kembali melemah setelah sebelumnya bergerak di atas 3 rerata pergerakan (Moving Average/MA), yakni MA 50 hari, MA 100 hari dan MA 200 hari.
Supaya dapat menguat lebih lanjut, rupiah perlu kembali ke bawah MA 50 dengan kisaran Rp 14.350/US$ namun selama tertahan di atasnya, rupiah berisiko terus melemah. (SB.06)
BACA JUGA: Realisasi Investasi Pemerintah Rp25,6 T Akhir Mei
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 69
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA