Logo Saibumi

Polisi Bekuk 10 Pelaku Penganiayaan Hingga Tewas, 2 Ditembak

Polisi Bekuk 10 Pelaku Penganiayaan Hingga Tewas, 2 Ditembak

Saibumi.com(SMSI), Jogja – Satreskrim Polresta Yogyakarta mengamankan 10 pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Diki Wijayanto (21) warga Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta tewas.

Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan.
Sepuluh pelaku yang diamankan polisi, yakni TOD (23), BAS (20),  MNS (22), SYT (22), SHBS (20), PIS (18), BL (25) dan CP (21) yang merupakan warga Wirobrajan.

BACA JUGA: Kondisi Anggota TNI AU Pratu Nur Rohman Pasca Ditembak Orang Tak Dikenal

Dua pelaku lain KAR (22) dan SI (20) warga Kasihan, Bantul. Sedangkan dua pelaku yang ditembak kakinya, TOD dan BAS karena melawan.

"Ada sepuluh pelaku yang ditangkap dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riko Sanjaya di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (8/6/21).

Kejadian ini berawal saat saksi Tofa memarahi anaknya pada Rabu (2/6/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, namun ditegur oleh SI. Teguran ini membuat saksi tersinggung dan keduanya sempat duel di wilayah Kasihan, Bantul.
 
Saat keduanya duel, sempat dilerai warga. Kemudian keduanya janjian menyelesaikan masalah di Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta. Saksi kemudian mengajak istri, anak dan Diki Wijayanto untuk bertemu dengan SI. Sedangkan SI mengajak sembilan orang temannya.

"Setelah bertemu di TKP para pelaku ini langsung melakukan pengeroyokan," katanya.


Korban dan saksi berlari ke selatan ke arah Pasar Serangan, tetapi para pelaku dapat mengejar dan melakukan penganiayaan. Para pelaku menganiaya korban dengan bambu, botol miras dan pisau lipat. Akibatnya korban roboh dan meninggal di lokasi kejadian karena tertusuk pada paru-parunya.

"Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polisi," kata Riko, Selasa (8/6/21).
Berbekal laporan ini, polisi melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi. Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan data pendukung, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Polisi pertama kali mengamankan Tod di Jetis, Yogyakarta pada Jumat(4/6/2021) malam.  Setelah itu menangkap pelaku lainnya, BAS, di Jalan Godean, Patran, Sabtu (5/6/2021) dini hari.
 
"Kedua pelaku sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap, sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya," katanya.

Sebelum ditangkap para pelaku sempat kabur ke luar kota, seperti ke Jakarta dan Purbalingga. Setelah kedua pelaku ditangkap, delapan pelaku lain menyerahkan diri.

Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan Pasal 170 ayat (2) ke 3e  tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara. (One)

BACA JUGA: Antisipasi Virus dari Luar Tim Satgas Gencar Operasi Yustisi



#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong