Saibumi.com(SMSI) Sebagian besar sepeda motor Honda keluaran terbaru kini telah dilengkapi dengan fitur panel instrumen yang semakin modern. Salah satu fitur yang sering ditemui pada speedometer motor matic maupun bebek Honda adalah lampu indikator ECO (Economy).
Meskipun letaknya cukup mencolok dengan warna hijau yang khas, tidak sedikit pengendara yang belum memahami secara penuh fungsi dari indikator tersebut. Sebagian orang menganggap lampu ini hanya sekadar hiasan atau tanda bahwa mesin motor dalam kondisi menyala. Padahal, fitur ini memiliki peran penting dalam membantu pengendara menghemat konsumsi bahan bakar harian.
Kepala Cabang Astra Motor Natar, Ardhiansyah Yoga, menjelaskan bahwa indikator ECO dihadirkan sebagai pemandu gaya berkendara agar pengguna dapat mencapai efisiensi bahan bakar yang optimal saat di jalan raya.
"Indikator ECO pada sepeda motor Honda berfungsi sebagai penanda real-time apakah cara berkendara kita sudah efisien atau belum. Dengan memahami cara kerjanya, pengendara bisa secara mandiri mengontrol konsumsi bahan bakar agar lebih irit tanpa mengurangi kenyamanan berkendara," ujar Ardhiansyah Yoga.
Berikut adalah fungsi serta panduan cara memanfaatkan indikator ECO pada motor Honda menurut Astra Motor Natar:
1. Memahami 3 Tingkat Nyala Indikator ECO
Sistem Engine Control Unit (ECU) pada motor Honda membaca kecepatan, bukaan gas, dan beban mesin untuk menentukan tingkat efisiensi bahan bakar. Hal ini ditunjukkan melalui 3 kondisi pada panel speedometer:
Indikator Mati: Menandakan motor sedang dalam kondisi stasioner (idling), mesin mati, atau pengendara sedang membuka tuas gas secara agresif/spontan sehingga konsumsi bahan bakar cenderung boros.
Indikator Menyala Redup: Menandakan gaya berkendara cukup efisien. Kondisi ini biasanya terjadi saat sepeda motor melaju dengan kecepatan rendah hingga sedang namun bukaan gas belum terlalu stabil.
Indikator Menyala Terang: Menandakan gaya berkendara berada dalam tingkat efisiensi paling optimal (Eco Riding). Kecepatan kendaraan dan bukaan tuas gas berada pada rasio yang sangat ekonomis.
2. Cara Memanfaatkan Indikator ECO Saat Berkendara
Untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar yang maksimal saat beraktivitas sehari-hari, pengendara dapat menerapkan pola berkendara berikut agar lampu ECO tetap menyala terang:
Buka Tuas Gas Secara Perlahan (Smooth): Hindari menghentak atau memutar tuas gas secara mendadak saat awal berjalan. Akselerasi yang halus membuat ECU menyuplai bahan bakar secara efisien sehingga indikator ECO langsung menyala.
Pertahankan Kecepatan Konstan: Menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil di kisaran 40–60 km/jam pada trek lurus akan membuat indikator ECO bertahan dalam kondisi menyala terang lebih lama.
Manfaatkan Momentum Deselerasi: Saat hendak berhenti di persimpangan atau lampu merah, kurangi putaran gas bertahap dari jarak jauh daripada melakukan pengereman mendadak.
Hindari Membawa Beban Berlebih: Beban kendaraan yang terlalu berat memaksa mesin bekerja ekstra keras, yang menyebabkan indikator ECO lebih sulit menyala terang meski gas diputar pelan.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 86
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 57
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
BERLANGGANAN BERITA