Logo Saibumi

Desain Aerodinamis Honda Vario EVO 160 Terbaru

Desain Aerodinamis Honda Vario EVO 160 Terbaru

Saibumi.com(SMSI) Peluncuran New Honda Vario EVO 160 tidak hanya mengalami penyegaran warna dan penambahan fitur-fitur mutakhir, tapi juga bawa evolusi radikal pada sisi rancang bangun bodi yang jauh lebih agresif.

Bagi yang berjiwa muda dan menyukai kecepatan, tampilan visual motor tentu menjadi penilaian utama.

Namun, tahukah kamu bahwa setiap lekukan tajam pada New Honda Vario EVO 160 bukan sekadar kosmetik untuk pemanis mata?

BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru! Ini Pilihan Skutik Honda Rekomendasi Buat Ngampus & Antar Jemput

Ada rahasia sains aerodinamika luar biasa yang ditanamkan oleh para insinyur Honda di setiap sudut bodinya.

Desain aerodinamis terbaru ini mampu membuat perjalanan harian terasa jauh lebih kencang, stabil, dan super hemat.
1. Lekukan Bodi Pembelah Angin, Estetika Agresif yang Fungsional
Jika kamu melihat langsung wujud fisik dari New Honda Vario EVO 160, perhatian pasti akan langsung tertuju pada area bodi depan dan sampingnya yang terlihat jauh lebih berotot dan meruncing tajam.

Desain fairing terbaru ini memang terinspirasi dari siluet agresif motor balap. Namun, fungsi utamanya adalah sebagai media pengarah aliran udara.

Honda menyematkan elemen lengkungan jalur aliran udara (airflow elements) yang sangat presisi pada bodi depan.

Saat melaju, aliran angin dari depan tidak akan menghantam bodi motor secara tegak lurus, melainkan akan dialirkan secara mulus melewati lekukan bodi samping.

Desain ini meminimalkan gaya hambat udara (drag coefficient), sehingga motor bisa membelah angin dengan hambatan yang sangat minim.

2. Stabilitas Tingkat Tinggi, Motor Tetap Anteng Tanpa Melayang
Pernah tidak kamu merasakan motor terasa bergoyang atau melayang saat sedang dipacu di kecepatan tinggi, terutama saat berpapasan dengan kendaraan besar seperti bus atau truk?

Itu terjadi karena tekanan angin dari depan mengangkat bodi motor (lift force) ke atas, sehingga ban kehilangan sebagian traksinya ke aspal.

Masalah tersebut berhasil dieliminasi secara cerdas pada New Honda Vario EVO 160. Aliran udara yang diarahkan oleh lekukan bodi justru menciptakan gaya tekan ke bawah (downforce) yang ideal.

Efeknya, motor terasa sangat "anteng", dan menapak kokoh di atas aspal meskipun kamu sedang memacunya hingga kecepatan puncak mencapai 109 km/jam.

Kestabilan tingkat tinggi ini semakin disempurnakan berkat penggunaan ban tubeless yang lebar, yaitu berukuran 100/80-14 di bagian depan dan 120/70-14 di belakang, serta struktur rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) yang lincah dan penurut.

Kamu bisa melibas tikungan dengan penuh percaya diri tanpa perlu khawatir motor akan terasa oleng atau membuang arah.

3. Tarikan Enteng, Bensin Irit, Menekan Pengeluaran Bulanan
Hambatan angin yang minim secara otomatis akan meringankan beban kerja mesin.

Coba bayangkan jika kamu berlari sambil membawa payung terbuka lebar, pasti akan terasa sangat berat dan melelahkan. Tapi jika payung tersebut dilipat, kamu bisa berlari kencang dengan energi yang jauh lebih sedikit.

Prinsip itulah yang terjadi pada dapur pacu New Honda Vario EVO 160 yang mengusung mesin 160cc 4-katup eSP+ berpendingin cairan.

Karena bodi motor sudah sangat aerodinamis, mesin tidak perlu bekerja ekstra keras untuk melawan hambatan angin. Tarikan gas sejak putaran menengah hingga atas terasa sangat enteng dan padat bertenaga.

Beban kerja mesin yang ringan ini berdampak langsung pada konsumsi bahan bakar yang semakin hemat secara radikal.

New Honda Vario EVO 160 tercatat mampu membukukan konsumsi BBM hingga 46,7 km/liter melalui pengaktifan fitur Idling Stop System (ISS). Efisiensi ini tentu sangat membantu menekan pengeluaran bensin harian.

BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru! Ini Pilihan Skutik Honda Rekomendasi Buat Ngampus & Antar Jemput

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA