Foto Istimewa
Saibumi.com(SMSI), Lampung Selatan – Resepsi pernikahan yang digelar di Dusun Batu Balai, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, nyaris diwarnai kepanikan setelah kawanan tawon vespa diduga terusik oleh suara pengeras musik saat acara berlangsung, Minggu (7/6/2026).
Keberadaan sarang tawon berukuran besar yang berada tidak jauh dari lokasi hajatan, mendadak menjadi ancaman ketika sejumlah tawon mulai beterbangan di sekitar area pesta dan membuat tamu undangan waswas.
BACA JUGA: KONI Pusat Resmi Terbitkan SK Pengurus KONI Lampung Masa Bakti 2025-2029
Menurut informasi warga, beberapa tamu sempat panik akibat kemunculan kawanan tawon tersebut. Bahkan, disebutkan ada tamu yang tersengat sebelum petugas datang melakukan penanganan di lokasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan segera bergerak menuju lokasi untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar.
Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel karena keberadaan sarang tawon tersebut berpotensi membahayakan banyak orang yang berada di lokasi resepsi.
"Karena dikhawatirkan membahayakan pengantin, kru organ tunggal, serta tamu undangan, kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi," ujar Rully, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan keterangan warga, resepsi pernikahan tersebut menghadirkan hiburan organ tunggal dengan perangkat pengeras suara berdaya besar. Suara bass yang dihasilkan diduga mengganggu koloni tawon vespa yang bersarang di sekitar lokasi acara.
Tak lama setelah musik dimainkan, sejumlah tawon keluar dari sarangnya dan mulai berputar di sekitar area hajatan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan para tamu undangan.
Petugas Damkarmat berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.20 WIB dan tiba 15 menit kemudian. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari serangan tawon sekaligus memastikan kegiatan resepsi dapat tetap berlangsung.
Setelah hampir satu jam penanganan, petugas berhasil mengamankan sarang tawon tersebut. Situasi di sekitar lokasi resepsi pun kembali kondusif dan aktivitas warga dapat berjalan normal.
"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan sarang tawon berhasil diamankan. Tidak ada korban sengatan sehingga kegiatan hajatan dapat berlangsung dengan aman," tambah Rully.
Rully mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, terutama jika sarang berukuran besar dan berada di lingkungan yang ramai aktivitas warga.
"Jika menemukan sarang tawon berukuran besar atau kondisi yang berisiko terhadap keselamatan, segera hubungi petugas damkar agar dapat ditangani dengan aman dan profesional," pungkasnya.
BACA JUGA: KONI Pusat Resmi Terbitkan SK Pengurus KONI Lampung Masa Bakti 2025-2029
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 292
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 196
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 20
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 18
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 15
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 13
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 12
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 11
BERLANGGANAN BERITA