Logo Saibumi

Basarnas Lampung Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir di Jati Agung, Lampung Selatan

Basarnas Lampung Evakuasi Puluhan Warga Terjebak Banjir di Jati Agung, Lampung Selatan

Foto/ Istimewa / Proses evakuasi warga yang terdampak banjir di Jati Agung, Lampung Selatan

Saibumi.com(SMSI), Lampung Selatan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada Jumat (6/3) sore menyebabkan banjir di Desa Jatimulyo serta sejumlah kawasan perumahan di Kecamatan Jati Agung.

 

Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian hingga sekitar dua meter di beberapa titik. Akibatnya, sedikitnya 11 rumah warga terendam dan sejumlah masyarakat terjebak di dalam rumah.

BACA JUGA: Banjir di Rajabasa Telan Korban, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

 

Mendapatkan laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung segera mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian. Tim diberangkatkan menggunakan kendaraan operasional serta dilengkapi perahu karet untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

 

Komandan Tim (Dantim) Rescue Basarnas Lampung, Febri Yanda, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap di sejumlah titik yang terdampak banjir.

 

“Ketinggian air sempat mencapai sekitar dua meter di beberapa titik sehingga menyulitkan mobilitas warga. Tim SAR Gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi masyarakat yang terjebak di dalam rumah,” ujar Febri di lokasi kejadian.

 

Selain melakukan evakuasi di Desa Jatimulyo, tim SAR juga melakukan penyisiran di beberapa kawasan perumahan di Kecamatan Jati Agung, diantaranya Perumahan Gedung Harapan, Perumahan Diamond, Perumahan 99, serta Perumahan Griya Anugrah.

 

Dalam operasi penyelamatan tersebut, sebanyak 20 warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Di antara warga yang diselamatkan terdapat balita dan lanjut usia (lansia) yang menjadi prioritas dalam proses evakuasi.

 

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pemantauan kondisi banjir hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan hasil pemantauan, ketinggian air dilaporkan mulai berangsur surut hingga sekitar 1,5 meter.

 

Seiring dengan kondisi yang semakin kondusif dan debit air yang terus menurun, operasi SAR di lokasi tersebut diusulkan untuk dihentikan dan dinyatakan selesai.

BACA JUGA: Banjir di Rajabasa Telan Korban, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA