Foto | Ilustrasi Tumpukan Sampah di TPA Bakung, Bandar Lampung
Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus mematangkan program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTSa) sebagai solusi pengelolaan lingkungan sekaligus penyedia energi ramah lingkungan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Budi Ardianto, mengatakan program tersebut merupakan gagasan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sebagai bagian dari penataan kota menuju kawasan metropolitan yang bersih dan modern.
BACA JUGA: Dari Guru hingga Praktisi, FPTI Lampung Cetak 30 Pelatih Baru Hadapi Porprov 2026
“Program ini diusung langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Eva Dwiana, sekaligus penataan kota menuju metropolitan yang bersih dan modern,” kata Budi, Senin (16/2/2026).
Program PTSa akan masuk dalam skema Lampung Raya yang melibatkan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur. Proyek tersebut direncanakan mengolah sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung menjadi energi listrik.
Menurut Budi, volume sampah harian di Bandar Lampung mencapai 700 hingga 800 ton per hari, yang selama ini hanya menumpuk di TPA.
“Sampah yang masuk ke TPA Bakung setiap harinya bisa mencapai antara 700 hingga 800 ton. Dengan adanya PTSa, sampah tidak hanya menumpuk, tetapi bisa diolah menjadi energi listrik yang bermanfaat,” jelasnya.
Pemkot menargetkan proyek mulai beroperasi pada 2027, setelah proses tender direncanakan dimulai pada pertengahan 2026.
Jika terealisasi, PTSa diharapkan menjadi solusi jangka panjang persoalan sampah perkotaan sekaligus menyuplai energi ramah lingkungan bagi masyarakat.
Selain pengolahan sampah, Pemkot juga merancang penataan ulang kawasan TPA Bakung. Area yang saat ini dipenuhi timbunan sampah akan diubah menjadi taman serta ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah tersebut dinilai dapat memberikan dampak ganda, yakni mengurangi beban lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana optimistis program tersebut dapat menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
“Dengan dukungan penuh dari masyarakat, Pemkot yakin program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang besar bagi kota dan warganya,” ujarnya.
BACA JUGA: Dari Guru hingga Praktisi, FPTI Lampung Cetak 30 Pelatih Baru Hadapi Porprov 2026
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 294
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 26
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA