Foto.dok Humas KONI Lampung
Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung — Persatuan Tenis Meja SIM Sport Lampung menyatakan kesiapan penuh untuk ambil bagian dalam Kejuaraan PTMSI Bersatu dan Tunggal Intermaster yang akan digelar pada 15 hingga 19 Januari 2026 di GOR Senin, Jakarta.
Pada ajang nasional tersebut, PTM SIM Sport Lampung akan menurunkan delapan atlet terbaiknya.
Kejuaraan ini bersifat terbuka dan mempertandingkan nomor beregu putra dan putri, serta tunggal intermaster putra dan putri.
Ajang itu juga menjadi salah satu turnamen nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI).
Pelatih Tenis Meja SIM Sport Bandar Lampung, Dahlan Haruri, mengatakan delapan atlet yang diberangkatkan dibagi ke dalam dua tim, yakni Tim A dan Tim B.
“Kami mengirimkan dua tim. Karena ini kejuaraan nasional terbuka, peserta bisa mewakili Pengprov PTMSI maupun klub atau PTM. Kejuaraan ini bersifat umum, namun diselenggarakan oleh PB PTMSI,” ujar Dahlan, Kamis (15/1).
Tim A diperkuat oleh Rafanael, Lucky, Braydon, dan Siena. Sementara Tim B diisi oleh Nanda, Algifari, Hendra, dan Albert. Pada kejuaraan ini, Dahlan menargetkan prestasi tertinggi dari sektor beregu putra.
“Kami selalu memberikan target juara. Kami tidak sekadar ikut bertanding, tetapi ingin meraih juara. Karena itu, persiapan yang kami lakukan tetap maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dahlan menilai keikutsertaan dalam kejuaraan ini sangat penting untuk menjaga ritme dan stabilitas performa tim dalam jangka panjang.
“Kami tidak over confident, tetapi tetap waspada. Dengan status peraih dua medali emas PON 2024, tentu ada beban untuk mempertahankan prestasi tersebut di PON 2028. Karena itu, pemanasan mesin sudah kami mulai sejak dini secara kontinyu, agar tidak melakukan persiapan mendadak yang justru mengganggu fokus,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 hingga 2027 terdapat sejumlah turnamen tingkat ASEAN yang terbuka dan telah diagendakan untuk diikuti.
“Kami ingin anak-anak terus mendapatkan lawan yang kualitasnya meningkat. Dengan begitu, mental dan kemampuan teknis mereka akan semakin matang,” kata Dahlan.
Dalam kejuaraan nasional ini, panitia menyediakan total hadiah mencapai Rp100 juta dan membuka kesempatan bagi atlet tenis meja dari seluruh Indonesia. Peserta wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kartu identitas resmi.
Untuk nomor beregu, setiap tim wajib terdiri dari minimal tiga atlet dan maksimal empat atlet, serta dapat mewakili PTM, PTMSI Kabupaten/Kota, atau PTMSI Provinsi.
Sementara peserta nomor tunggal merupakan atlet beregu yang menempati peringkat satu hingga empat. Panitia juga berhak melakukan klasifikasi terhadap pendaftar untuk menetapkan peserta.
Salah satu atlet PTM SIM Sport Lampung, Siena, mengaku siap menghadapi target berat yang dibebankan tim pelatih dan pengurus.
“Sebagai atlet, saya selalu tertantang dengan target yang tinggi. Target itu justru melatih kami untuk lebih fokus dan berkonsentrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh atlet sepakat menerima target juara dan siap tampil maksimal di setiap pertandingan.
“Kami siap. Ini bukan bentuk kesombongan, tetapi semangat kami sebagai peserta yang serius. Kami juga tetap waspada terhadap kekuatan atlet dari daerah lain yang terus berkembang,” pungkas Siena.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 78
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA