Foto.dok Humas KONI Lampung
Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung – Lima atlet berprestasi asal Provinsi Lampung dijadwalkan menerima penghargaan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) atas prestasi yang diraih dalam ajang olahraga internasional sekaligus dedikasi sebagai anggota maupun calon anggota Polri.
Kelima atlet yakni Nur Halim Arlendi, atlet karate yang juga anggota Polri berpangkat Bripda, serta empat atlet non-Polri yang berkeinginan menjadi anggota Polri.
BACA JUGA: Target Medali, KONI Lampung Seleksi Ketat Atlet PON Beladiri II
Mereka adalah Nabila Maharani, atlet tinju putri peraih medali perak SEA Games, Sadan Ahmed Sidik Lisanaka, atlet pencak silat peraih medali perunggu SEA Games, serta Sevi Nurul Aini, atlet kick boxing peraih medali perunggu SEA Games 2025.
Kabar tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum II KONI Provinsi Lampung, Riagus Ria, yang menyebutkan bahwa sejumlah atlet Lampung yang membela Indonesia pada SEA Games mendapatkan perhatian khusus dari Kapolri.
“Penghargaan ini diberikan kepada atlet Polri maupun atlet non-Polri yang berprestasi pada SEA Games 2025 di Thailand,” kata Riagus, Rabu (14/1/2026).
Ia menjelaskan, acara penganugerahan penghargaan akan dilaksanakan di The Tribrata, Jalan Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026), pukul 19.00 WIB.
Menurut Riagus, sebelum acara puncak akan dilaksanakan gladi pada pukul 13.30 WIB, yang diikuti oleh seluruh atlet penerima penghargaan.
Atlet Polri diwajibkan mengenakan seragam PDL II dan membawa medali SEA Games 2025, sementara atlet non-Polri mengenakan training kontingen warna putih dengan membawa medali yang sama.
“Rencananya, KONI Provinsi Lampung akan mengantarkan langsung kelima atlet tersebut ke Jakarta,” ujarnya.
Selain kelima atlet tersebut, KONI Provinsi Lampung bersama Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung juga mengusulkan tambahan nama atlet judo, Indah Permatasari, peraih medali perak SEA Games Thailand 2025, untuk mendapatkan penghargaan serupa.
Menurut Riagus, nama Indah diduga belum terdeteksi oleh tim dari Polri sehingga perlu diajukan secara terpisah. Ia berharap usulan tersebut dapat diakomodasi.
“Usulan ini selain dari Pengprov Judo juga diperkuat oleh KONI Provinsi Lampung. Ini merupakan potensi Lampung yang harus diperjuangkan, apalagi Indah sudah menunjukkan prestasi di tingkat Asia dan dunia bersama tim nasional judo Indonesia,” jelasnya.
Riagus menilai, penghargaan dari Kapolri ini merupakan bentuk apresiasi yang luar biasa dan memiliki arti penting bagi atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berprestasi.
Sementara, Ketua Umum Pengprov PJSI Lampung, Sukamso, menegaskan pihaknya terus berupaya memperjuangkan Indah Permatasari melalui berbagai jalur, termasuk PB PJSI dan langsung ke Polri.
“Kami berusaha memperjuangkan Indah agar bisa diakomodasi. Awalnya kami diminta mengirimkan nama khusus anggota Polri, namun belakangan ada atlet non-Polri berprestasi yang juga ingin menjadi Polisi. Semua jalur sudah kami komunikasikan, semoga dimudahkan,” pungkas Sukamso.*
BACA JUGA: Target Medali, KONI Lampung Seleksi Ketat Atlet PON Beladiri II
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 653
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 305
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 268
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 242
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 203
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 192
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 102
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 63
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 58
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
BERLANGGANAN BERITA