Logo Saibumi

Ketua SMSI Lampung Nilai Pendirian Posko di Depan KONI Tak Tepat, Ingatkan Pentingnya Penghormatan terhadap Lembaga Olahraga

Ketua SMSI Lampung Nilai Pendirian Posko di Depan KONI Tak Tepat, Ingatkan Pentingnya Penghormatan terhadap Lembaga Olahraga

Tampak depan gedung KONI Provinsi Lampung setelah tertutup dengan pembangunan kontainer yang diduga akan digunakan sebagai pos pengamanan milik Polresta Bandar Lampung. Foto: Kristin/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung, Donny Irawan, menilai pembangunan kontainer yang dijadikan pos pengamanan di depan Gedung KONI Lampung, PKOR Way Halim, sebagai langkah yang tidak tepat secara etika maupun tata ruang. Ia menegaskan, keberadaan fasilitas semacam itu tidak seharusnya menutupi wajah lembaga olahraga yang menjadi simbol kebanggaan daerah.

"Kalau mau membuat pos pengamanan, silakan.Tetapi jangan sampai mengganggu pemandangan kantor KONI Lampung. Caranya seperti ini jelas tidak benar. Saya yakin ini bukan perintah langsung dari Kapolresta. Tanah di sekitar PKOR masih luas dan bisa digunakan tanpa harus menutup muka kantor KONI," kata Donny, Kamis (18/9/2025).

Lebih jauh lagi, Donny mengingatkan bahwa Gedung KONI Lampung bukan sekadar kantor administrasi, melainkan rumah besar bagi insan olahraga daerah. Dari tempat inilah lahir banyak atlet yang berjuang dan menyumbangkan prestasi untuk Pemerintah Provinsi Lampung, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Saya bicara tidak hanya sebagai Ketua SMSI Lampung, tetapi juga sebagai pengurus KONI Provinisi Lampung. Kantor KONI adalah representasi jerih payah para atlet. Maka keberadaannya wajib dihormati, bukan ditutupi dengan bangunan kontainer,” ujarnya.

BACA JUGA: Ketum KONI Lampung Sayangkan Ada Posko Bhayangkara FC di Depan Kantor Tanpa Koordinasi

Saat wartawan Saibumi.com meninjau lokasi, hanya terlihat para tukang harian yang sedang bekerja. Dari penuturan mereka, pembangunan kontainer tersebut disebut-sebut atas perintah Polresta Bandarlampung. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Polresta Bandarlampung masih dalam proses konfirmasi.

Donny menilai, penempatan posko ini bukan hanya persoalan teknis, melainkan juga menyangkut etika komunikasi antar-lembaga. “Kehadiran Bhayangkara FC di Lampung seharusnya jadi momentum membangun dukungan publik, bukan menimbulkan kegaduhan.Olahraga itu pemersatu, bukan pemicu konflik,” tegasnya.

Ia pun berharap pihak terkait segera menyalakan lokasi posko tersebut. “Komunikasi yang elegan dan koordinasi kelembagaan mutlak diperlukan agar tidak ada lembaga yang merasa dirugikan. Dengan demikian, harmoni bisa tetap terjaga dan peran KONI sebagai pusat prestasi olahraga Lampung tetap dihormati,” tutup Donny.

BACA JUGA: Ketum KONI Lampung Sayangkan Ada Posko Bhayangkara FC di Depan Kantor Tanpa Koordinasi

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA