Rapat hearing Komisi III DPRD Bandar Lampung agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran perubahan APBD T.A 2025 bersama Dinas PU di ruang komisi setempat, pada Selasa (26/08/2025).
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Rapat hearing agenda pembahasan mata anggaran perubahan APBD TA 2025 bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung di ruang Komisi III nampak kian lesu, para anggota legislatif daerah selaku pengawas penganggaran tidak lagi berani mempertajam jalu beradu argumentasi apalagi mencoret rencana penambahan anggaran,
Meskipun diketahui, dalam rapat sebelumnya pembahasan evaluasi kinerja pelaksanaan APBD murni tahun 2025, Komisi III sempat berencana ingin mencoret penambahan anggaran di APBD perubahan pada Dinas PU kendati pelaksanaan pekerjaan dan proyek yang dikerjakan pihaknys kurang maksimal serta dinilai lamban.
Diketahui hearing Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung membahas perencanaan APBD-Perubahan pada Selasa 26 Agustus 2025 dipimpin Ketua Komisi Agus Djumadi, dihadiri Kepala Dinas PU Bandarlampung beserta jajarannya.
BACA JUGA: Proyek Biomethane PGN Dukung Green Data Center Singapura
Berdasarkan paparan Kadis PU Dedi Sutiyoso dalam rapat tersebut, terdapat penambahan alokasi anggaran pada APBD-P 2025 sebanyak Rp85 Miliar yang mana dialokasikan untuk berfokus pada pembangunan gedung dan drainase.
Dalam hearing juga terungkap, kendati mempersoal, para anggota komisi III kini mempertahan seputar mata anggatan yang tertera pada RKA (rencana kerja anggaran) APBD Perubahan 2025 seperti program drainase, bangunan gedung dan infrastruktur jalan. Alhasil rencana ingin ada evaluasi atau pencoretan mata anggaran RKA tak terdengar gemingnya.
Sementara, dipaparkan Kadis PU Dedi Sutiyoso bahwa, piutang dengan pihak ke tiga saat ini hanya tinggal 3,66 persen atau sekitar Rp 3 Miliar, dari sebelumnya Rp12 miliar.
Selain itu, dalam hearing juga dipertanyakan terkait pekerjaan trotoar jalan senilai Rp 5 M. Apakah sudah mulai dikerjakan? Menanggapi itu, Dedi Sutiyoso mengatakan bahwa, trotoar sudah mulai digarap. "Dari Jalan Susilo dan Jalan Ikan Bawal, jadi tidak ada lagi trotoar yang warna-warni yang licin," timpalnya.
>Di sisi lain Wakil Ketua Komisi III Dedi Yuginta mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan terlebih pada pembangunan gedung, jangan sampai telat pengerjaannya mengingat waktu yang semakin sempit.
"Saya tidak khawatir kalau untuk pekerjaan jalan, tapi bagaimana dengan program pembangunan gedung yang bertingkat seperti di RS Tjokrodipho, itu kan pembangunan 10 lantai dengan nilai anggaran Rp12 Miliar, jadi jangan sampai terlambat," komennya.
Berdasarkan catatan, pada kegiatan rapat dengar pendapat atau hearing bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Komisi III DPRD dalam rangka Evalusi kerja guna membahas capaian realisasi anggaran tahun 2025, pada Senin (14/07/2025) lalu memuat berbagai catatan penting.
Wakil Ketua Komisi III DPRD kota Bandarlampung Dedi Yuginta mengungkap bahwa, pihaknya akan turun ke lapangan mengecek seluruh proyek Dinas PU tahun anggaran murni 2025.
“Bagaimana kalian mau minta anggaran lagi,mau nambah anggaran di APBD Perubahan, sementara pekerjaan kalian banyak yang tidak bener.Perbaiki dulu, benahi yang ada dulu, nanti kalau tidak benar di perubahan saya usulan di coret,” kata Dedi Yuginta, saat hearing evaluasi, di ruang Komisi III, Senin (14/07/2025).
Dirinya pun meminta Dinas PU agar lebih transparan dalam pelaporan serta meningkatkan koordinasi dengan kontraktor pelaksana agar target pembangunan dapat tercapai sesuai rencana.
Sementara, Ketua Komisi III DPRD Agus Djumadi menyampaikan bahwa, rapat ini penting dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan infrastruktur di daerah kota Bandarlampung.
Hearing yang digelar sebagai bentuk evaluasi kinerja yang bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD murni tahun 2025 yang telah digunakan secara efektif. "Melalui hearing ini,sinergi antara DPRD dan Dinas PU dalam mendorong pembangunan infrastruktur," katanya.
Menyikapi itu, Kepala Dinas PU kota Bandarlampung Dedi Sutiyoso mengatakan tetap optimis akan menyelesaikan anggaran tahun 2025. “Ya kita tetap optimis bahwa kita bisa selesaikan dengan baik dan itu pun tender -tender sudah selesai semua, tinggal pelaksanaan di lapangan,” kata Dedi saat diwawancarai usai hearing kala itu.
BACA JUGA: Proyek Biomethane PGN Dukung Green Data Center Singapura
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA