Logo Saibumi

Apakah Banyak Makan Telur Bisa Menyebabkan Bisul?

Apakah Banyak Makan Telur Bisa Menyebabkan Bisul?

Foto: Ilustrasi Telur Rebus/ist

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Meskipun masih banyak anggapan di masyarakat bahwa konsumsi telur berlebihan dapat menyebabkan bisul, hal ini belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Sebaliknya, telur justru dikenal sebagai sumber protein hewani yang bernutrisi tinggi dan mudah disiapkan. Tak heran jika telur, khususnya dalam bentuk rebus, menjadi pilihan favorit bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Berikut ini sejumlah manfaat mengonsumsi telur rebus secara rutin bagi kesehatan, sebagaimana dikutip dari Very Well Health:

1. Memberikan Rasa Kenyang Lebih Lama

BACA JUGA: Pemkot Bandar Lampung Gratiskan Cek Kesehatan untuk Siswa

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi karena mengandung semua sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Protein dalam telur sangat mudah dicerna, sehingga membantu memperpanjang rasa kenyang setelah makan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa protein dari telur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan berpotensi melindungi dari penyakit seperti kanker dan hipertensi.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Lemak dalam telur terdapat di bagian kuningnya. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 1,6 gram lemak jenuh, 2 gram lemak tak jenuh tunggal, dan 0,7 gram lemak tak jenuh ganda. Organisasi Jantung Amerika (American Heart Association) merekomendasikan untuk mengurangi konsumsi lemak jenuh dan meningkatkan asupan lemak tak jenuh demi menjaga kesehatan jantung.

3. Menyumbang Berbagai Vitamin dan Mineral Penting

Telur mengandung berbagai nutrisi esensial yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Beberapa di antaranya meliputi:
• Selenium (27% kebutuhan harian): Penting untuk fungsi tiroid, kesuburan, dan sistem imun.
• Kolin (26% kebutuhan harian): Berperan dalam metabolisme dan kesehatan sel.
• Vitamin B2/Riboflavin (20%): Mendukung proses metabolisme dan pemeliharaan sel.
• Vitamin B12 (19%): Diperlukan untuk kesehatan darah dan sistem saraf.
• Asam Pantotenat (14%): Membantu tubuh memecah lemak dan menghasilkan energi.
• Vitamin A (8%): Berperan penting dalam kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.
• Fosfor (6,8%): Membantu memperkuat tulang dan gigi.
• Vitamin D (5,5%): Membantu penyerapan kalsium dan memperkuat tulang.
• Folat (5%): Dibutuhkan untuk pembentukan DNA dan sel baru.

Selain itu, telur juga menyediakan lutein dan zeaxanthin—dua antioksidan penting yang berkontribusi pada kesehatan mata. Asupan yang cukup dari kedua zat ini diketahui dapat membantu mencegah degenerasi makula akibat penuaan, salah satu penyebab utama kebutaan pada lansia.

BACA JUGA: Pemkot Bandar Lampung Gratiskan Cek Kesehatan untuk Siswa

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA