Logo Saibumi

Tips Berkendara Saat Melewati Bundaran

Tips Berkendara Saat Melewati Bundaran

Saibumi.com, Bandar Lampung - Jalan raya biasanya memiliki berbagai persimpangan yang berfungsi untuk menghubungkan titik temu jalan bercabang dan membagi arus lalu-lintas. Persimpangan jalan ada yang menggunakan lampu sinyal peringatan seperti lampu merah dan untuk persimpangan yang memiliki banyak cabang biasanya menggunakan sistem persimpangan bunderan.

Persimpangan bunderan dirancang untuk mengatur lalu lintas dengan cara memutar kendaraan secara melingkar. Tentunya tujuan utama dari penggunaan bundaran adalah salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.

Tak hanya itu, penggunaan persimpangan bunderan juga memiliki beberapa keunggulan bagi pengendara, diantaranya mengurangi titik-titik konflik dan memaksa kendaraan melaju dengan kecepatan rendah, Meningkatkan kapasitas jalan dibandingkan persimpangan bersinyal. Mengurangi emisi gas buang, karena kendaraan tidak perlu berhenti dan melaju dengan kecepatan rendah, serta untuk meningkatkan estetika atau keindahan lingkungan sekitar menjadi lebih tertib dan tertata. Melintasi persimpangan bunderan tentunya pengendara diharuskan untuk bisa tertib dan mematuhi peraturan lalu-lintas.

BACA JUGA: Kenali Penyebab Asap Knalpot Motor Bau Bensin

1. Berikan prioritas
Kendaraan yang sudah berada di dalam bundaran memiliki prioritas. Berikan ruang yang cukup bagi mereka yang sudah berada di dalam bundaran untuk bisa lebih dahulu melanjutkan perjalanan.

2. Pilih lajur
Sebelum memasuki bundaran, pengendara harus pastikan berada di jalur dan posisi yang tepat. Untuk itu, pilih lajur yang sesuai dengan tujuan yang ingin dilewati.

3. Beri sinyal
Sebelum memasuki bundaran, berikan sinyal yang jelas mengenai arah tujuan. Tindakan tersebut sebagai media komunikasi dengan kendaraan di sekitar agar mereka tahu kemana arah tujuan kendaraan kita. Hindari penggunaan klakson secara berlebihan karena bisa menggangu kendaraan lain.

4. Jaga jarak dan kecepatan
Jaga kecepatan kendaraan tetap rendah saat memasuki dan berada di dalam bundaran. Selain itu, pengendara diharuskan untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan maupun dibelakang, sehingga bisa memberikan waktu yang cukup untuk bereaksi dan antisipasi jika terjadi situasi darurat.

Saat berada di dalam persimpangan, hindari berada di dekat kendaraan besar seperti Bus atau Truck bermuatan banyak karena kendaraan tersebut biasanya memiliki titik buta atau blind spot dimana mereka tidak bisa melihat kondisi di sekitarnya secara menyeluruh.

5. Jangan berhenti
Keunggulan sistem persimpangan bunderan adalah kendaraan melaju dalam kecepatan rendah. Tapi, area tersebut menjadi lokasi dimana kendaraan dilarang berhenti alasannya untuk terhindar dari kondisi kemacetan dan potensi kecelakaan akibat pengereman secara mendadak.(SB05)

BACA JUGA: Kenali Penyebab Asap Knalpot Motor Bau Bensin

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA