Logo Saibumi

Buntut Konflik Internal Yayasan Kampus Malahayati, Satpam Terancam Dipecat

Buntut Konflik Internal Yayasan Kampus Malahayati, Satpam Terancam Dipecat

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Konflik internal di Yayasan Universitas Malahayati berdampak pada 35 satpam yang terancam dipecat. Sekretaris Yayasan, Abdul Kadir, menyatakan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan karena satpam tidak mematuhi instruksi yayasan.

“Kalau mereka tidak hadir selama beberapa hari, maka secara otomatis statusnya gugur,” kata Kadir.

Ia menambahkan bahwa pemadaman telah dilakukan kepada yang bersangkutan. “Pemberhentian bahkan sudah ada karena mereka tidak mematuhi. Kami ini pengurus yang sah,”ujarnya.

Namun, Indra Prabowo sebagai salah satu satpam menyayangkan keputusan ini, mengingat mereka telah bekerja selama bertahun-tahun tanpa pernah menerima teguran sebelumnya. "Kami hanya menjalankan tugas sesuai SOP. Tidak ada panggilan atau mediasi sebelumnya. Tiba-tiba ada surat yang ditandatangani pak Musa Bintang dan kami disuruh pulang," ungkap Indra.

Menurut Indra, dari 35 satpam yang terancam dihentikan, beberapa telah bekerja selama lebih dari 20 tahun. Mereka kini menghadapi masalah ekonomi.

"Kami hanya karyawan. Kami tidak tahu-menahu soal yayasan konflik. Tapi sekarang kami yang harus menanggung risikonya,"tegasnya.

Para satpam berharap yayasan memberi ketahanan hukum dan kejelasan status kerja. “Kami hanya ingin tetap bekerja untuk menghidupi keluarga,” tutup Indra.

Persoalan ini juga memicu kekhawatiran di kalangan staf dan dosen kampus lainnya yang mulai mengeluarkan jaminan keamanan kerja mereka di tengah konflik yayasan struktural. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen universitas terkait nasib para satpam yang terdampak.

BACA JUGA: Kapolres Bandar Lampung Tegaskan Mahasiswa yang Kena Imbas Akibat Konflik Internal Yayasan Malahayati

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA