Logo Saibumi

Acap Terbangai, Akses Jalan Menuju Tempat Wisata Pantai Bandar Lampung-Pesawaran Dikeluhkan Wisatawan

Acap Terbangai, Akses Jalan Menuju Tempat Wisata Pantai Bandar Lampung-Pesawaran Dikeluhkan Wisatawan

Potret ruas jalan rusak parah yang tergenangi air hujan ketika dilalui oleh sejumlah kendaraan motor maupun mobil pada Kamis 03 April 2025. Foto : Joshua Napitupulu

Saibumi.com (SMSI) Lampung – Akses Jalan rusak di perbatasan Bandarlampung – Pesawaran menuju kawasan wisata pantai pelesir Teluk Lampung hambat arus wisatawan.

Pasalnya, kondisi jalan rusak penuh lubang dan tergenang air yang menghambat kelancaran kendaraan menuju destinasi wisata populer di Teluk Lampung acap dikeluhkan oleh sejumlah wisatawan domestik lokal maupun luar daerah.

Wisatawan lokal, Dimas (26) mengatakan, akses jalan menuju tempat wisata pantai di daerah Pesawaran masih minim perhatian seakan terbangai oleh Pemerintah setempat. Padahal, keindahan potensi pariwisata yang ada di Provinsi berjuluk sai bumi ruwa juwai ini amat memukau serta menjadi daya tarik masyarakat dari luar daerah untuk berpelesiran ke berbagai destinasi wisata populer salah satunya di Teluk Lampung.

BACA JUGA: Terkait Kenaikan Tarif Impor 32% Akibat Kebijakan Trump, ini Respon Istana!

"Kalau kami memang setiap tahun, saat momen libur lebaran begini pasti sekeluarga turun berwisata ke pantai-pantai daerah sini, soalnya masih banyak tempat Hidden Gemsnya dan banyak pilihan destinasi yang bisa kita kunjungi," ungkap Dimas saat diwawancarai di Warung kelontong tepi Jalan R.E Martadinata, pada Jumat (04/04/2025).

"Sebenernya kalo berwisata di daerah ini yang bikin malesnya itu cuma akses jalannya sih mas. Karna kan memang kurang baik dan memadai gitu, serta juga kalo lagi momen libur panjang, perasaan jalan di sini kok ada aja yang ruas-ruas rusak berlubang. Kayak kurang diperhatiin itu untuk akses jalannya," timpal Dimas.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di Lokasi, Jalan Laksamana RE Martadinata yang menjadi akses utama menuju pantai Mutun, Pulau Tangkil, dan sejumlah pulau lainnya kini dalam keadaan memprihatinkan, membuat pengendara harus ekstra hati-hati melintas.

Dari laporan wartawan di lapangan, tepat di bawah gapura perbatasan, jalan yang dipenuhi lubang dan genangan air bercampur tanah terlihat mengganggu arus lalu lintas. sementara, volume lalu lintas di Jalan tersebut meningkat drastis saat libur Lebaran 2025 sejak Kamis (3/4/2025). Kendaraan besar seperti bus pariwisata, mobil pribadi, hingga sepeda motor terpaksa melambat untuk menghindarkan diri dari kerusakan yang lebih parah.

Selain itu, aparat kepolisian beserta petugas lalu lintas pun berjaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan meski kondisi jalan sulit diandalkan.

Salah seorang warga setempat, Samsul (55), mengungkapkan bahwa kerusakan jalan terjadi akibat erosi dari bukit saat hujan lebat beberapa waktu lalu.

"Jalan ini sudah rusak sejak banjir kemarin. Sempat ditambal dengan aspal dan pasir batu, tapi karena terus terkena air, kembali berlubang," keluhnya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen, terutama saat liburan Lebaran yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan.

"Jalan berlubang ditambal semen dan pasir batu untuk sementara waktu, namun, kalau tidak diperbaiki dengan baik juga nantinya malah bisa membahayakan pengendara dan mengurangi kenyamanan wisatawan," imbuh Samsul.

Dia pun meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan perbaikan dengan mengeruk siring di pinggir jalan yang penuh lumpur agar dapat menampung air yang menggenangi jalan raya. Selain itu, menurutnya perlu adanya langkah antisipatif konkret untuk mempermudah akses menuju kawasan pariwisata di teluk Lampung tersebut. (Ade)

BACA JUGA: Terkait Kenaikan Tarif Impor 32% Akibat Kebijakan Trump, ini Respon Istana!

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA