Logo Saibumi

Sambut Angkutan Lebaran Tahun 2025, PT KAI Divre IV Tanjungkarang Lakukan Gelar Pasukan

 Sambut Angkutan Lebaran Tahun 2025, PT KAI Divre IV Tanjungkarang Lakukan Gelar Pasukan

Foto : Ist

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Guna memantapkan kesiapan dalam periode arus mudik hari raya Idul Fitri tahun 2025 PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Angkutan Lebaran 2025 di halaman Parkir Stasiun Tanjungkarang.

Bertindak sebagai pemimpin apel adalah Plt Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany. PT KAI sendiri telah menetapkan masa angkutan Lebaran 2025 selama 22 Hari, mulai 21 Maret sampai 11 April 2025.

Mohamad Ramdany, menyampaikan, kegiatan ini diikuti seluruh pekerja Kantor Divre IV, perwakilan dari posko-posko di stasiun, petugas pengamanan dari unsur internal KAI yakni Polsuska dan security, serta bantuan eksternal yaitu TNI, Polri serta petugas tambahan/relawan dari Komunitas Pencinta Kereta Api (RF) Baradipat, dan Mahasiswa ITERA.

BACA JUGA: Mantapkan Pengembangan, Ini Fokus RPJMD Pemkot Bandar Lampung 2025-2029

Pada gelaran Angkutan Lebaran tahun ini, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan personel keamanan yang terdiri dari personel Polsuska sebanyak 46 personel, Babin Polsuska sebanyak 13 personel, dan security sebanyak 241 personel.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di dalam KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya, seperti depo lokomotif dan kereta dengan total petugas 304 orang. Dalam tugasnya, personel keamanan juga tetap menjalin komunikasi dengan unsur-unsur keamanan TNI-Polri di sepanjang jalur KA.

Divre IV Tanjungkarang juga menyiapkan petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan petugas posko daerah khusus ekstra. Petugas tersebut disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA untuk memantau apabila terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan KA.

Ramdany mengatakan Divre IV Tanjungkarang telah memetakan Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) di lintas wilayah kerjanya. Setidaknya ada 17 titik Dapsus dengan rincian 8 titik longsor, 6 titik amblesan, 2 titik banjir dan 1 titik bangunan hikmat rawan.

Divre IV menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) guna mengantisipasi banjir dan ambles di titik Dapsus yang ditempatkan di beberapa titik wilayah Divre IV Tanjungkarang, yaitu Stasiun Baturaja, Martapura, Kotabumi, Rejosari, dan Tanjungkarang. AMUS sendiri merupakan alat bantu darurat yang terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel dan alat siaga lainnya. Persiapan tersebut untuk tindakan cepat ketika terjadi gangguan.

Ramdany melanjutkan, Divre IV Tanjungkarang juga turut meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders, termasuk masyarakat sekitar.

Pada masa Angkutan Lebaran 2025, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan 6 perjalanan kereta api dengan rincian 2 KA Kualastabas relasi Tanjungkarang - Baturaja PP dan 1 KA Rajabasa relasi Tanjungkarang - Kertapati PP dan menyediakan 71.140 tempat duduk. Jumlah tersebut meningkat 21 persen jika dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2024 sebanyak 58.968 tempat duduk.

Berdasarkan pantauan pada Senin 24 Maret 2025, tiket KA pada masa Angkutan Lebaran yang telah terjual untuk keberangkatan pada periode 21 Maret s/d 11 April adalah 51.459 tiket atau 72 persen dari total keseluruhan tiket yang sudah bisa dipesan.

Ramdany mengatakan masyarakat masih berkesempatan memperoleh tiket untuk keberangkatan pada periode Lebaran. KAI mengingatkan agar pelanggan teliti dalam memasukkan tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri ketika melakukan pemesanan tiket. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin, termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal kereta.

“KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan khususnya pada periode angkutan Lebaran, melalui keamanan dan kenyamanan perjalanan yang mengesankan. Sehingga menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan mudik yang tenang dan menyenangkan,” ucap Ramdany.

*Pemeriksaan Narkoba di Stasiun Tanjungkarang*

Pada kesempatan ini, Divre IV Tanjungkarang juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bandarlampung melakukan tes kesehatan dan narkoba. Tes ini diikuti oleh pekerja serta Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) yang terdiri dari masinis, asisten masinis, petugas layanan kereta, teknisi kereta api, dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).

Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba dilakukan guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan Perjalanan Kereta Api kepada para pelanggan KA, utamanya untuk menyambut Angkutan Lebaran 2025.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meyakinkan pelanggan KA bahwa kru yang sedang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan dalam performa terbaiknya sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani penumpang secara langsung. Selain itu juga dalam rangka penanggulangan penggunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (NAPZA) di lingkungan Divre IV Tanjungkarang," tutup Ramdany.

BACA JUGA: Mantapkan Pengembangan, Ini Fokus RPJMD Pemkot Bandar Lampung 2025-2029

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA