13 Proyektil Peluru yang ditemukan dilokasi kejadian. Foto: Kristin/Saibumi
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pada konferensi pers yang diselenggarakan Polda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika membeberkan kronologis terjadinya insiden penembakan 3 anggota polisi di arena judi sabung ayam berlokasi di kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung pada Senin (17/03/2025).
“Pada hari Senin 17 Maret 2025 sekira pukul 17.00 kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Tekab 308 Polrest Way Kanan bersama dengan personel Polsek Negara Batin dan anggota Sat Samapta Polrest Way Kanan mendatangi TKP judi sabung ayam,”kata Helmy.
Helmy menambahkan nama-nama anggota kepolisian yang menjadi korban penembakan pada insiden judi sabung ayam di lokasi.
“3 anggota bhayangkara terbaik kami tertembak mengakibatkan ke-3 nya meninggal dunia. Korban meninggal dunia atas nama AKP (ANUMERTA) LUSIYANTO, S.H. (KAPOLSEK NEGARA BATIN PORES WAY KANAN), AIPDA (ANUMERTA) PETRUS APRIYANTO (BANIT RESKRIM POLSEK NEGARA BATIN POLES WAY KANAN) DAN -BRIPTU (ANUMERTA), M. GHALIB SURYA GANTA, S.H (BANIT SATRESKRIM POLRES WAY KANAN),” ujarnya.
Namun, dalam upaya penyelidikan kasus ini masih terus di dalami, selain barang bukti seperti proyektil peluru, ayam, seragam yang dikenakan korban, uji balistik korban, catatan rekapan perjudian sabung ayam, 1 bilah pisau beserta sarungnya, 25 bilah pisau taji, uang tunai 21 juta, yang diamankan oleh Polda Lampung. Senjata yang digunakan pelaku penembakan belum ditemukan.
“Kami masih berupaya untuk mencari senjata api yang digunakan, untuk identifikasi jenis senjata api kami belum mengetahui apakah menggunakan senjata api laras panjang atau senjata laras pendek atau dalam bentuk rakitan,”kata Helmy.
Sementara itu barang bukti berupa 3 jenis selongsong peluru yang di amankan diantaranya kaliber 9 mm (2 buah), 7,62 mm (3 buah), 5,56 mm (8 buah) belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian bersama Tentara.
“Kami masih perlu memastikan jenis senjata api yang digunakan, ada kemungkinan pelaku menggunakan senjata api rakitan. Namun kami akan terus mendalami lebih lanjut,”kata Mayjen TNI Ujang Darwis selaku Panglima Kodam II Sriwijaya.
Selain itu, saat dimintai keterangan terkait mekanisme peradilan yang digunakan untuk mengadili kedua pelaku yang diduga adalah oknum TNI, Helmy mengaku belum mengetahui dan meminta awak media untuk menunggu kabar selanjutnya.
BACA JUGA: Operasi Pasar Murah Tahap III Digelar Serentak di 20 Kecamatan
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 70
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA