Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri RI dan Kementerian Perhubungan RI menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan, mulai dari jalan nasional, provinsi, hingga jalan desa, menjadi prioritas utama guna mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan. Hal ini disampaikan pada Kamis (13/03/2025) dalam konferensi pers persiapan angkutan menjelang lebaran di gedung Gubernur Lampung.
Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah untuk segera mempercepat perbaikan jalan yang rusak, terutama jalan berlubang, serta memastikan kesiapan jalur mudik dalam kondisi optimal.
Di sektor transportasi, Pelabuhan Bakauheni telah menyiapkan 40 kapal ferry untuk melayani pemudik. Demi mengurangi antrean panjang saat pembelian tiket, layanan pelabuhan eksekutif ditiadakan. Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa seluruh dermaga akan digunakan untuk kapal reguler guna memperlancar arus mudik.
Selain itu, kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai BUMN serta perpanjangan libur sekolah hingga 7 April 2025 diterapkan agar distribusi arus mudik lebih merata dan tidak terpusat pada hari tertentu.
Pemerintah juga fokus meningkatkan keamanan di jalur mudik, terutama dalam mengantisipasi tindak kriminal seperti pembegalan yang kerap terjadi terhadap pemudik bermotor.
Kemendagri telah menginstruksikan pendirian posko keamanan di titik-titik rawan serta meningkatkan penerangan jalan untuk menjamin keselamatan pemudik.
"Tahun lalu, banyak pemudik motor yang memilih menunggu di pelabuhan hingga pagi karena khawatir melanjutkan perjalanan di malam hari. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang," ujar Tito. Untuk itu, patroli rutin akan diperkuat guna mencegah tindak kriminal selama periode mudik.
Pemerintah juga memastikan pasokan bahan pokok tetap mencukupi meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai dan minyak goreng. Tito Karnavian menyampaikan bahwa secara nasional, terjadi deflasi sebesar 9,09%, sementara di Lampung inflasi tercatat -0,92%.
Untuk menghindari lonjakan harga akibat spekulasi dan penimbunan, Kemendagri menginstruksikan pemerintah daerah agar bekerja sama dengan distributor dan melakukan pemantauan harga secara ketat di pasar.
“Jika pasokan jagung stabil, maka harga telur dan ayam juga akan tetap terkendali,” jelas Tito.
Dengan langkah-langkah strategis ini, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar. Persiapan infrastruktur, peningkatan keamanan, serta pengendalian harga bahan pokok diharapkan dapat meminimalkan kendala bagi masyarakat yang akan mudik.
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 28
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
BERLANGGANAN BERITA