Saibumi.com, Bandar Lampung - Salah satu faktor penting sebelum berkendara, yaitu memastikan tekanan ban motor. Di manual book, kita bisa mencari tekanan yang direkomendasikan oleh pabrikan.
Biasanya tekanan ban motor berada di rentang angka 29 psi untuk depan dan 33 psi buat belakang. Sebagian orang enggak jarang membiarkan ban motor dalam kondisi kurang angin. Ban motor dengan tekanan yang kurang dianggap lebih memiliki cengkeraman dan konsekuensi bensin lebih boros bisa terjadi dengan kondisi begini.
Kondisi ban motor yang kurang angin secara terus-menerus akan membuat area ban yang menapak ke aspal semakin besar. Efeknya, kerja mesin untuk menggerakkan motor menjadi lebih berat dan bensin akan terasa lebih boros.
Selain bisa bikin bensin motor jadi boros, akan ada efek samping yang merembet seperti motor menjadi lebih berat dan sulit ketika diajak bermanuver. Ban juga bisa cepat habis, apalagi dengan kondisi sering dipakai berkendara.
konsekuensi bensin lebih boros bisa terjadi dengan kondisi begini.
Tapi, pada kondisi tertentu, pengurangan tekanan ban motor bisa dilakukan terutama saat hujan turun. Pengurangan tekanan angin ini bertujuan untuk membuat daya cengkram ban motor jauh lebih kuat pada saat melewati jalanan basah dan licin, tetap dengan batas yang telah ditentukan, yaitu 2 psi.(SB05)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 78
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA