Penampakan aktivitas kegiatan diduga tambang ilegal dari pinggir Jalan P. Tirtayasa, Campang Raya Kecamatan Sukabumi Bandar Lampung pada Rabu 8 Januari 2025. Foto : Ade / Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Maraknya pengerukan lahan bukit di Kota Bandar Lampung kembali mencuat, setelah sebelumnya terdapat satu lokasi diduga tambang ilegal mengeruk wilayah perbukitan kini kembali lagi ditemukan aktivitas serupa di Jalan P. Tirtayasa, Campang Raya Kecamatan Sukabumi, Kamis (09/01/2025).
Warga J (Inisial) pengguna jalan mengatakan bahwa, kegiatan pengerukan bukit tersebut menimbulkan dampak yang signifikan terhadap lingkungan di sekitar. Ia menyebut pencemaran yang disebabkan atas adanya kegiatan itu sangat merugikan masyarakat.
Kalau jauh dari permukiman warga sih ya tidak ada masalah, tapi ini kan deketan sama lingkungan masyarakat belum lagi soal material yang berceceran di jalan, itu kan sangat mengganggu dan bahayakan pengendara," ujarnya kepada saibumi.com di sekitar lokasi diduga tambang ilegal, pada Rabu (08/01).
BACA JUGA: Ignatius Pundjung, dari Jurnalis ke Perwira TNI AL
Selain itu, Dia menjelaskan bahwa, aktivitas hilir mudik kendaraan truck-truck bermuatan material pengerukan dari tambang itu setiap hari berlalu lalang melintasi Jalan P. Tirtayasa. Menurutnya, bukan hanya dari tempat tersebut melainkan berasal dari beberapa tempat aktivitas serupa yang berada di wilayah Kecamatan Sukabumi.
"Emang udah jadi santapan kami mas, kalo soal jalan rusak di sini, kan emang tiap hari truck-truck pengangkut material itu berlalu lalang di jalanan sini," jelasnya.
Ia berharap kepada pemerintah turut meninjau aktivitas-aktivitas pengerukan seperti demikian. Untuk itu pihaknya meminta agar segera ditertibkan supaya tidak menyebabkan dampak yang serius kedepan.
"Ya kalau kita sih harapannya supaya pemerintah dapat mengawasi lah kegiatan-kegiatan seperti ini, jangan malah seakan membiarkan padahal jelas-jelas tau akan hal demikian," ucapnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan pengerukan sedang berlangsung dengan menggunakan alat berat eksavator, selain itu tampak juga beberapa truck terparkir dan juga berlalu lalang hilir mudik membawa muatan material batuan dari aktivitas penggalian bukit tersebut.
Sementara itu, ketika dikonfirmasikan perihal keluhan masyarakat di wilayah tersebut kepada pamong setempat. Camat Sukabumi memilih untuk tidak merespon apapun meski pesan dan teleponnya aktif saat dihubungi wartawan melalui nomor WhastApp pribadinya dan sampai saat ini pun dia memilih bungkam.
Hingga berita ini diterbitkan wartawan masih berusaha melakukan konfirmasi terhadap pemilik/pengelola lahan dan juga pihak dinas terkait untuk kelengkapan informasi yang berimbang. (Ade)
BACA JUGA: Ignatius Pundjung, dari Jurnalis ke Perwira TNI AL
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
BERLANGGANAN BERITA