Tampak di ujung Bukit yang telah tersisa sebagian pepohonan itu terdapat aktivitas pengerukan menggunalan alat berat sedang berlangsung. Rabu 8 Januari 2025. Foto : Ade / Saibumi.com
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Aktivitas pengerukan lahan di wilayah perbukitan Kota Bandar Lampung dikeluhkan warga sekitar lokasi diduga tambang batuan ilegal yang berada di Jalan Alimudin Umar 14, Campang Raya Kecamatan Sukabumi, Rabu (08/01/2024).
Sebut saja Siti (Nama Samaran) salah seorang warga di sekitar lokasi aktivitas pengerukan bukit yang berada tidak jauh dari rumahnya mengatakan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun belakangan.
Ia mengungkapkan bahwa, aktivitas tersebut secara langsung mengganggu permukiman warga sekitar yang menyebabkan polusi udara hingga penguapan limpasan air campuran material dari kegiatan galian bukit tersebut.
BACA JUGA: Rektor Itera Paparkan Inovasi Unggulan kepada Mendiktisaintek
Dia pun menjelaskan, berkenaan dari adanya keberatan warga sekitar itu juga telah dilakukan pertemuan rapat sebanyak beberapa kali yang dihadiri oleh warga terdampak dan perwakilan pemilik lahan.
"Yang parahnya itu sih ngeluh soal debu, udah beberapa kali dirapatin sih ini, cuman ya begitu (Tidak Berkesesuaian). Udah pernah distop, terus berjalan lagi, distop, begini lagi," kata Siti salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublish (Pasal 7 KEJ).
"Debunya kan parah banget, mengganggu sampai masuk ke halaman rumah, nempel membekas di jendela kaca. Debunya luar biasa, ampun saya capek sudah bertahun-tahun," ucap dia.
Selain itu, Ia juga membeberkan bahwa, pada awalnya dulu kegiatan pengerukan tersebut hanya menggali di sekitar belakang rumah warga, namun setelah bertahun-tahun makin melebar dan berketerusan mengeruk perbukitan.
"Itu kan dari belakang sini dulu awal mulainya, dari buat lubang di belakang terus menerus sampai melebar ke ujung sana," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi terdapat kegiatan pengerukan berlangsung dengan menggunakan alat berat eksavator dan terlihat juga beberapa truck terparkir sedang menunggu muatan material terisi dari aktivitas penggalian bukit tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis saibumi.com masih berusaha melakukan konfirmasi terhadap pemilik/pengelola lahan dan juga pihak dinas terkait untuk kelengkapan informasi yang berimbang, sementara pamong setempat saat dihubungi via Whastapp, Camat Sukabumi tak merespon ketika dimintai keterangan wawancara oleh wartawan. (Ade)
BACA JUGA: Rektor Itera Paparkan Inovasi Unggulan kepada Mendiktisaintek
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 42
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
BERLANGGANAN BERITA