Saibumi.com, Bandar Lampung - Busi merupakan komponen penting pada sepeda motor maupun mobil. Busi sebagai pemantik api di ruang bakar, sehingga bisa menggerakkan piston dan memutar poros engkol. Seiring pemakaian dan karena berbagai sebab, busi ternyata juga bisa retak. Saat melakukan servis kendaraan serta mengecek busi, sebagian besar tidak memperhatikan keramik busi retak. Keramik busi yang retak sudah menjadi indikasi untuk segera diganti dengan yang baru karena bisa berdampak pada kinerja mesin kendaraan. Tapi, apa yang menyebabkan keramik pada busi bisa retak?
Keramik busi yang retak bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti handling yang tidak tepat, yaitu ketika busi beradu dengan material yang lebih keras atau terjatuh dari tempat yang cukup tinggi. Retakan pada keramik busi bisa mengakibatkan kebocoran listrik pada busi, yang berakibat pada masalah teknis seperti ruang bakar menjadi lebih mudah kotor karena aliran listrik pada busi tidak lancar. Efek lain akibat keramik retak dalam jangka panjang adalah mesin terasa berat dan boros, sehingga busi cepat aus dan susah menyala hingga mati.
BACA JUGA: Resiko Menggunakan Ban Gundul Saat Berkendara
Untuk menghindari hal tersebut, disarankan proses pemasangan busi perlu dilakukan dengan tepat, seperti menggunakan ukuran kunci busi yang sesuai dan menggunakan kunci busi bermagnet bila posisi busi sulit dijangkau. Apabila sudah terlihat busi retak pada kendaraan, segera ganti dengan busi yang baru agar performa kendaraan tetap maksimal dan menjaga keamanan dalam berkendara.
Hal lain yang sering menjadi penyebab retaknya busi adalah proses pemasangan busi dengan kunci busi yang tidak tepat. Oleh karna itu sangat disarankan untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan apapun pada motor di bengkel AHASS agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor, termasuk ban, tetap bekerja secara optimal.(SB05)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 70
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA