Logo Saibumi

Kemenkumham Lampung Beserta Kemenkopolhukam Polri Serta BNN Gelar Sosialisasi dan Pengendalian Pengawasan Bersama Terhadap Narkotika

Kemenkumham Lampung Beserta Kemenkopolhukam Polri Serta BNN Gelar Sosialisasi dan Pengendalian Pengawasan Bersama Terhadap Narkotika

Saibumi.com, Bandar Lampung —Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Lampung bersama Kemenko Polhukam, Polri dan BNN menggelar Sosialisasi dan Pengendalian Pengawasan Bersama terhadap Narkotika di UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi Lampung dalam rangka Implementasi RAN P4GN Tahun 2020-2024 bertempat di Aula Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Kamis (21/03). 

 

Kakanwil Kemenkumham Lampung, Sorta Delima Lumban Tobing memaparkan, dalam pelaksanaan Penetapan Unit Pelaksana Teknis dalam Pengawasan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Kanwil Kemenkumham Lampung sudah melaksanakannya secara humanis. 

BACA JUGA: Fokus Kerja, Nanang Ermanto Belum Pikirkan Kontestasi Pilkada 2024

 

Derujuk Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2020-2024 dan Keputusan Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor PAS.5- 36.PK.08.05 Tahun 2023 tentang P4GN. 

 

"Adapun pencegahan yang dilakukan di Lapas dan Rutan antara lain kepedulian, kewaspadaan, pengawasan, pengontrolan dan penggeledahan,"ujar Sorta dalam paparannya. 

 

Sorta melanjutkan, rincian lengkap kegiatan yang sudah dilakukan pertama, penggeledahan badan dan barang bawaan pengunjung WBP maupun Petugas telah dilakukan dengan ketat dan dibantu oleh mesin x-ray. 

 

Kedua, adanya operasi gabungan antara Satgas Kamtib Divisi PAS dengan TNI, Polri, BNNP untuk menggeledah kamar hunian WBP. 

 

Ketiga, peningkatan kewaspadaan dan pengawasan yang tak henti henti nya dilakukan baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui surat edaran Ditjenpas maupun Kantor Wilayah. 

 

Keempat, peningkatan kepedulian Petugas Pemasyarakatan melalui Uji Kompetensi untuk membentuk petugas yang profesional dalam menjalankan tugas. 

 

Kelima, telah dilakukannya pengontrolan ruang kantor dan area sekitar Lapas Rutan secara rutin oleh Petugas untuk mecegah masuknya narkoba. 

 

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto memanambahkan, sinergi dalam upaya implementasi P4GN tidak terlepas dari tiga kunci pemasyarakatan, deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, serta sinergi dengan Aparat Penegak Hukum ditambah Back to Basics.

 

Kemudian adanya program rehabilitasi pecandu narkotika sinergi antara Kanwil Kemenkumham dan BNNP Lampung untuk WBP Klien Rehab ada 280 WBP dan khusus di Lapas Narkotika Bandar Lampung adan 180 WBP mengikuti program rehabilitasi. 

 

Adhi Satya Perkasa SIK. MH Asdep Penanganan Kejahatan Transnasional dan Luar Biasa pada Deputi V/Kamtibnas memaparkan, tindak lanjut dari Perpres No.73 tentang Kemenko Polhukam perlunya pertama, persiapan infrastruktur pendukung pemberantasan dan penanganan narkoba. 

 

"Salah satunya penyiapan lapas dengan keamanan tinggi yang disiapkan Kemenkumham Lampung,"papar Adhi. Kedua, pemberian grasi massal kepada narapidana narkotika seperti saat Covid-19. 

 

Kemudian berdasarkan data, fakta implementasi P4GN di Lapas antara lain pertama, Lapas menjadi tempat favorit para bandar besar mengendalikan bisnis narkobanya. 

 

Kedua, fakta bahwa bandar narkoba dengan mudah mendapatkan fasilitas lengkap di dalam Lapas, dan ditengarai menyuap para petugas Lapas. 

 

Ketiga, peredaran narkoba di dalam Lapas masih sangat besar, dan banyak para penghuni Lapas yang awalnya bukan pengguna narkoba menjadi pengguna, 

 

Selanjutnya Bandar menempati status sosial paling tinggi narapidana yang ditahan di dalam Lapas, meskipun mendapatkan hukuman mati (hukuman maksimal);

 

Berbagai upaya yang dilakukan di dalam mencegahan peredaran narkoba di dalam Lapas seringkali gagal. Sebagai contoh, sidak narkoba terhadap para narapidana sering kali bocor. (SB05)

BACA JUGA: Fokus Kerja, Nanang Ermanto Belum Pikirkan Kontestasi Pilkada 2024

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA