Logo Saibumi

Forum Investasi Lampung-Akselerasi Investasi yang Berorientasi kepada Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau

Forum Investasi Lampung-Akselerasi Investasi yang Berorientasi kepada Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Guna memperkuat kolaborasi dan sinergi di antara anggota dan pengurus Forum Investasi Lampung (FOILA) dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Kerja FOILA tahun 2023, telah dilakukan Rapat Kerja Tahunan FOILA 2023 bertempat di Bank Indonesia.

 

BACA JUGA: BAPOPSI Umumkan Cabang Olahraga Shorinji Kempo Dipertandingkan Pada POPNAS XVI tahun 2023 di Sumatera Selatan

FOILA yang beranggotakan diantaranya Bappeda dan DPMPTSP seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung dan diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung bersama dengan Bank Indonesia sebagai Pembina bersepakat untuk mengakselerasi investasi terutama proyek yang berorientasi kepada ketahanan pangan dan ekonomi hijau (renewable energy).

 

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesai Provinsi Lampung, Irfan Farulian dalam sambutannya menyampaikan bahwa kinerja investasi perlu ditingkatkan, mengingat peran pentingnya dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang kuat dan berkelanjutan.

 

"Pergeseran preferensi investor global dari brown economy ke green economy,dinamika inflasi energi, dan bahan pangan pada tahun 2022 mengajarkan kita pentingnya upaya mendorong realisasi investasi pada proyek yang berorientasi kepada ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas dengan mengedepankan aspek ekonomi hijau" ungkapnya, Rabu (25/1/2023). 

 

Lebih lanjut, dalam rangka meningkatkan permintaan investasi global dan domestik, Irfan menyampaikan bahwa kualitas data dan informasi investasi yang ada di website dan presentation book perlu ditingkatkan.

 

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Kusnardi dalam hal ini mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung dalam sambutannya menjelaskan bahwa permintaan investasi berisiko melambat seiring dengan pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, sehingga perlu upaya untuk mempertahankan atau bahkan mendorong kinerja investasi.

 

"Diperlukan terobosan-terobosan inovasi di level Provinsi dan Kab/Kota untuk mendorong peningkatan PMA dan PMDN, disertai dukungan perizinan, rincian informasi mengenai masterplan dan kesiapan proyek investasi, faktor sosial-ekonomi daerah, dan regulasi," jelasnya. 

 

Pada akhir sambutannya, Kusnardi menambahkan bahwa program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 perlu dievaluasi, agar pelaksanaan dan keberlanjutannya pada tahun 2023 memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap investasi. Adapun keikutsertaan Dinas ESDM, Diskominfo, dan TVRI Lampung dalam keanggotaan FOILA 2023, diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program kerja FOILA yang Iebih baik.

 

Pada sesi pemaparan materi, Ridwan Saifuddin selaku Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian Bappeda Provinsi Lampung mendukung akselerasi investasi yang berorientasi ekonomi hijau yang sejalan dengan prioritas Rencana Kerja Pemerintah tahun 2023, sebagaimana dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah yang diprakirakan mampu mendorong kinerja perekonomian Indonesia untuk keluar dari middle income trap. Lebih Ianjut, Yudhi Alfadri selaku Kepala DPMPTSP Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong peningkatan realisasi investasi melalui fasilitas pembinaan dan insentif di bidang penanaman modal untuk mendukung tercapainya target investasi nasional tahun 2023 yang mencapai Rp 1 .400 triliun.

 

Tri Setyoningsih selaku Ekonom Senior KPw BI Provinsi Lampung menyampaikan laporan dan evaluasi kegiatan promosi investasi Provinsi Lampung tahun 2022. FOILA telah memfasilitasi virtual business meeting antara pemilik proyek Way Laga Bizpark dengan calon investor dari ChongqingChina, promosi investasi dalam rangkaian Lampung Begawi 2022, Lampung Investment Business Collaboration Forum (LIBCF) 2022, dan mendukung keikutsertaan Bakung Waste to Energy sebagai satu-satunya proyek investasi yang mewakili regional Sumatera pada Road to Indonesia Investment Forum Dubai 2022.

 

"Di tengah tantangan preferensi investor global yang semakin selektif dalam memilih proyek dan tuntutan transisi ekonomi hijau, FOILA perlu segera melakukan pemetaan proyek investasi potensial terutama yang terkait dengan ketahanan pangan dan ekonomi sirkular," tuturnya. 

 

Dalam rangka mengakselerasi investasi tahun 2023, Tri mengajak seluruh pengurus dan anggota FOILA untuk mengevaluasi Calendar of Event (COE) promosi investasi yang ada di dinas terkait untuk dikolaborasikan bersama dengan agenda promosi investasi FOILA 2023. Usulan event promosi investasi dalam rakor FOILA 2023 adalah promosi investasi yang akan dikolaborasikan dengan Investment and Tourism Summit, Lampung Begawi 2023, dan Lampung Investment Summit L(LIS).

 

Adapun usulan proyek investasi yang akan dipromosikan pada tahun 2023 antara lain Bakauheni Harbour City (BHC), Agripark Bandar Lampung, Geothermal Way Ratai, Kawasan Industri Tanggamus, dan Bakung Waste to Energy. (*)

BACA JUGA: Dibuka Presiden Jokowi, Pemkab Lamsel dan Duta Swasembada Gizi Ikuti Rakornas Bersama BKKBN 

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA