Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kabar tentang ada penambahan satu pasien suspek kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak ramai diperbincangkan pada Rabu, 26 Oktober 2022.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana membenarkan hal tersebut.
BACA JUGA: Sidang Praperadilan, Polda Lampung Minta Tolak Permohonan Ali Kusno Fusin
"Ada tambshan 1 orang 8 bln," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan adapun pasien suspek tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Kota Bandar Lampung.
"Laki-laki dari Kota Balam (Bandar Lampung)," jelasnya.
Sebagai catatan, hingga hari ini ada 4 pasien dengan rincian dengan rincian 1 meninggal, 2 tidak terkonfirmasi (Suspek), dan 1 masih dalam perawatan.
Perlu diketahui sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lukman Pura menyampaikan, hingga hari ini Senin 24 Oktober 2022 pihaknya tengah merawat 1 pasien kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak.
"Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek saat ini sedang merawat satu pasien yang sebagaimana sudah dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Kemudian kondisi pasien tersebut atas nama anak umur 13 bulan yang pada hari ini hari keperawatan yang ke-3 hari," ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.
Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam pelaksanaannya sebelumnya memang total ada 3 pasien. Akan tetapi satu pasien dinyatakan tidak terkonfirmasi setelah dilakukan pengecekan medis oleh pihaknya.
"Tadinya, ada satu dugaan akan tetapi setelah dilakukan pengecekan medis ternyata bukan, dan tidak masuk kriteria. Ini memberikan pelajaran kepada kita, bahwa yang masuk rumah sakit dengan gejala-gejala itu tidak serta-merta langsung terkonfirmasi. Jadi kita cek terlebih dahulu dan rupanya itu dehidrasi karena mencret," bebernya.
Sementara itu, saat ditanya terkait ada pasien bayi berusia 11 bulan yang terkonfirmasi meninggal dunia. Lukman Pura membenarkan hal tersebut.
"Sampai saat ini, total memang ada 3 pasien akan tetapi dengan rincian 1 meninggal, 1 tidak terkonfirmasi (Suspek), dan 1 masih dalam perawatan," tuturnya.
Lukman Pura menyampaikan, adapun pasien yang saat ini dalam perawatan kondisinya dalam keadaan membaik.
"Kondisi stabil dan baik. Tapi belum keluar air kencingnya. Nah, apabila keluar air kencingnya itu adalah penanda baik, disamping itu upaya-upaya juga kita lakukan. Secara kesadaran tanda-tanda vital bagus. Belum ada tanda-tanda bendungan paru atau bengkak yang berlebihan, dibandingkan dengan perawatan pertama, bengkak sudah berkurang tapi hanya memang belum mengeluarkan air kecilnya. Namun, kondisinya bagus," pungkasnya. (Riduan)
BACA JUGA: Sidang Praperadilan, Polda Lampung Minta Tolak Permohonan Ali Kusno Fusin
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 78
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA