Logo Saibumi

Bayi 11 Bulan di Bandar Lampung Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut Meninggal Dunia, Begini Kata Pihak Keluarga

Bayi 11 Bulan di Bandar Lampung Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut Meninggal Dunia, Begini Kata Pihak Keluarga

Foto: Muhammad Darwis, kakek dari bayi berusia 11 bulan yang terkonfirmasi kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak yang meninggal dunia pada Sabtu, 22 Oktober 2022 malam | Saibumi.com/Riduan

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Seorang bayi berusia 11 bulan yang sebelumnya dikabarkan terkonfirmasi kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 22 Oktober 2022 malam. 

 

Guna memastikan hal tersebut, Saibumi.com mencoba mencari informasi terkait rumah duka, dan diketahui lokasinya di Kelurahan Durian Payung, RT 10, Lingkungan II, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung. 

BACA JUGA: Kontingen Pengprov BKC Lampung Peringkat 6 Nasional Kejurnas Karate di Bandung

 

Saat diwawancarai, Muhammad Darwis, kakek dari Bayi tersebut mengatakan bahwa bayi yang dikabarkan tersebut merupakan cucunya. 

 

"Usianya 11 bulan, sekarang almarhum sudah dimakamkan kemarin (Minggu, 23 Oktober 2022)," ungkapnya, Senin (24/10/2022). 

 

Lebih lanjut ia mengatakan, pada hari Kamis, 20 Oktober 2022 malam, MAZ (bayi berusia 11 bulan yang disebutkan) mengalami sakit panas- dingin, lalu kejang-kejang, setelah dibawa ke rumah sakit langsung ditangani. 

 

"Jadi masuk itu malam Jumat, malam Sabtu, terus malam minggu itu udah enggak ada (meninggal)," tuturnya. 

 

Disinggung apakah mengkonsumsi obat-obatan seperti sirup yang tidak direkomendasikan, Muhammad Darwis menyampaikan, tidak mengkonsumsi obat-obatan sirup. 

 

"Enggak, enggak pernah. Kalau untuk obat, tapi sepengetahuan saya belum pernah konsumsi obat sirup," imbuhnya. 

 

Saat ditanya, apakah punya penyakit lain, Darwis menuturkan, bahwa MA sempat terjatuh dari tempat tidur. Namun, sudah terjadi dalam waktu yang lama. 

 

"Enggak juga, cuma pernah jatoh dari tempat tidur, tapi itu udah lama, terus pas dirumah sakit itu dironsen lah ada gejala yang pas jatuh itu," pungkasnya. 

 

Saat dikonfirmasi awak media, Humas Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Sabta Putra membenarkan, bahwa bayi berusia 11 bulan yang terkonfirmasi meninggal berinisial MAZ. 

 

"Iya benar MAZ, kita menghargai klaim keluarga, kami tidak membantahnya (hasil diagnosa) pihak keluarga. Kami mengerti keluarga dalam keadaan berduka," tandasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Kontingen Pengprov BKC Lampung Peringkat 6 Nasional Kejurnas Karate di Bandung

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA