Logo Saibumi

Lagi! Penemuan Bayi di Bandar Lampung Gegerkan Warga

Lagi! Penemuan Bayi di Bandar Lampung Gegerkan Warga

Foto: Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Warga Jalan Kamboja atau lebih tepatnya samping Gang Karya Bakti, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan pada hari Jumat, 5 Agustus 2022 sekira pukul 05.30 Wib. 

 

BACA JUGA: Soal Pelemparan Batu Bus Damri di Jalan Tol Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Begini Penjelasan Hutama Karya

Dalam hal ini, Kapolsek Tanjungkarang Timur, Kompol Dony Aryanto menuturkan bahwa bayi tersebut ditemukan warga sebuah tempat pembuangan sampah. 

 

"Adapun bayi tersebut di temukan dengan posisi bayi di dalam paper back warna biru dan diselimuti kain bersama ari-arinya. Posisi bayi tersebut di letakkan di depan tempat pembuangan sampah," ungkapnya. 

 

Lebih lanjut ia menuturkan, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, berat badan : 1,60 gram, panjang 36 cm. 

 

"Saksi-saksi ialah M. Akmal berusia 15 tahun, Heris Drianto berusia 56 tahun, dan Kamdani berusia 60 tahun," tuturnya. 

 

Kemudian, untuk kronologis penemuan, Kompol Dony menyampaikan, kejadian bermula saat saksi M. Akmal pergi mengendarai motor utk membeli bubur ayam, saat melintasi Jalan Kamboja saksi melihat dan mendengar ada tangisan bayi. 

 

"Saksi berhenti untuk melihatnya dan setelah di lihat ternyata saksi melihat ada bayi di dalam paper back warna biru, selanjutnya saksi menghubungi org tuanya dan ketua RT bernama kamdani dan melaporkan ke Polsek Tanjungkarang Timur," jelasnya. 

 

Selanjutnya, bayi tersebut langsung di bawa ke RS. Graha husada untuk dilakukan penanganan medis, setelah di cek oleh tim dokter Graha ternyata bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia selanjutnya kejadian tersebut ditangani oleh Polsek Tanjungkarang Timur untuk dilakukan penyelidikan.

 

"Diketahui setelah dilakukan pemeriksaan dan penanganan pertama oleh tim medis pihak Rumah Sakit Graha husada bayi tersebut dinyatakan sudah meninggal dunia. Selanjutnya bayi tersebut di rujuk ke Rumah sakit Abdul Moeloek untuk dilakukan pemeriksaan dan observasi kembali," imbuhnya. 

 

Selain itu, pihaknya pun tetap melaksanakan monitoring terhadap situasi yang berkembang di seputaran lokasi kejadian. 

 

"Melakukan pulbaket dan Berkoordinasi dengan unit reskrim utk melakukn penyelidikan terhadap asal usul, orang tua dan penyebab serta apakah ada unsur pidana dari temun bayi tersebut," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Pedagang Kaki Lima di Kawasan Pasar Tengah Ditertibkan

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA