Logo Saibumi

Perkembangan Harga Produsen Gabah, Beras, dan Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung Juli 2022

Perkembangan Harga Produsen Gabah, Beras, dan Nilai Tukar Petani Provinsi Lampung Juli 2022

Foto: Ilustrasi Gabah Kering | Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyebut selama Juli 2022, Survei Harga Produsen Gabah mencatat 46 observasi dengan kelompok gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 26 observasi (56,52 %), dan Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 20 observasi (43,48 %).

 

BACA JUGA: Hiswana Migas Lampung: Ulah Spekulan Pembeli BBM Bersubsidi Meresahkan Pengelola SPBU

Kepala BPS Lampung Endang Retno Sri Subiyandani adapun harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp. 5.000,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas IR64 yang terdapat di Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. 

 

"Harga tersebut lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp. 4.200,00 per kg. Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp. 3.900,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan," ungkapnya dalam keterangan resminya, Selasa (2/8/2022). 

 

Kemudian, di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp. 5.050,00 per kg pada gabah kualitas GKP dengan Varietas IR 64 terdapat di Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. 

 

"Harga diatas HPP yaitu Rp. 4.250,00 per kg. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP yaitu Rp. 4.000,00 per kg dengan Varietas Muncul, terdapat di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan," pungkasnya. 

 

Sementara, untuk perkembangan nilai tukar petani (NTP) Provinsi Lampung Juli 2022 sebesar 102,35 atau turun 2,05 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,56 persen sedangkan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) justru turun sebesar 1,50 persen.

 

NTP Provinsi Lampung Juli 2022 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Padi & Palawija (NTP-P) (92,33), Hortikultura (NTP-H) (125,75), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (110,07), Peternakan (NTP-Pt) (103,53), Perikanan Tangkap (108,97), dan Perikanan Budidaya (98,82).

 

Pada Juli 2022 terjadi peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,63 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran; dan indeks kelompok makanan, minuman, dan tembakau. (Riduan)

BACA JUGA: Polres Lamtim Amankan 1.190 Liter Solar Subsidi Tak Berizin Dari Satu Pelaku Berinisial FK

>

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA