Foto: Ilustrasi hewan ternak | Saibumi.com/Riduan
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengatakan bahwa terdapat 5 Kabupaten/Kota yang terdampak penyakit mulut dan kuku (PMK), yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.
"Hingga tanggal 24 mei 2022 ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati 4 ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor," ungkapnya, dikutip melalui keterangan resminya pada rilis Pemprov Lampung, Senin (27/6/2022).
BACA JUGA: Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba
Lebih lanjut ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung bersama dengan Dinas Peternakan Kabupaten / Kota bersama dengan pihak terkait lainnya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK di Provinsi Lampung.
Diantaranya adalah dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah suspek ke kabupaten lainnya.
"Hari ini (Sabtu, 25 Juni 2022) kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat dan akan disistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung, 37 ribu vaksin ini merupakan jumlah vaksin terbesar di Sumatera dan Luar Pulau Jawa yang didistribusikan oleh Pemerintah, sebagai bentuk perhatian Pemerintah terhadap Provinsi Lampung, karena Lampung ini adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia," jelas Wagub.
Adapun kegiatan vaksinasi PMK ini akan dilakukan mulai tanggal 25 juni hingga 7 juli 2022, dan pelaksanaanya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di Kabupaten/Kota dengan melibatkan peran serta dan partisipasi masyarakat.
"Peruntukan vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan yang sehat dan beresiko tertular PMK, jadi yang sehat juga harus di vaksin, semoga penanggulangan PMK ini dapat berjalan lancar dengan target coverage 70% hewan-hewan di Lampung dapat tercapai," tutur Wagub Chusnunia.
Wagub juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1 di Kampung Dono Arum secara simbolis kepada beberapa ekor sapi, dan kepada pemilik sapi tersebut langsung diserahkan sertifikat vaksin.
"Vaksinasi ini dilakukan sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Lampung secara terpadu serta meningkatkan peran serta masyarakat kita dalam melakukan pengendalian PMK ini," ucap Wagub.
Wagub juga menyampaikan, meskipun PMK ini tidak dapat ditularkan kepada manusia, namun penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak. (Riduan/Rilis)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 297
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 238
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 40
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 33
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
BERLANGGANAN BERITA