Foto: Bus yang digunakan para jamaah haji kloter pertama | Saibumi.com/Riduan
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kloter pertama haji dari Provinsi Lampung tahun 2022 secara resmi dilakukan pelepasan menuju tanah suci pada Minggu 5 Juni 2022 malam di Asrama Haji yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta No.36, Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengatakan, bahwa ibadah haji adalah sebuah hal istimewa bukan karena apapun, melainkan semuanya hanya untuk ibadah.
"Istimewa banget ini karena 2 tahun enggak bisa berangkat. Selalu istimewa kalau mengantarkan jemaah haji itu, selalu sampai di hati," ungkapnya saat diwawancarai.
Lebih lanjut ia menuturkan agar selalu menjaga kesehatan saat berada di tanah suci.
"Yang pasti ini setelah pandemi harus lebih berhati-hati, juga disana lagi panas, jadi harus jaga energi, stamina, dan tadi kita pesankan karena ibadah sunnah nya banyak. Jangan sampai saat ibadah intinya malah sakit. Maka tadi kita ingatkan untuk selalu jaga kesehatan," jelasnya.
Selanjutnya, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo selaku Ketua Pelaksana Haji Lampung tahun 2022, menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan berdasarkan keputusan kementerian agama Republik Indonesia.
Adapun jamaah yang pada malam ini yaitu kloter pertama sebanyak 389 jamaah.
"Jadi jumlah jemaah haji Provinsi Lampung itu sebanyak 3251 orang dengan rincian 53 orang selaku panitia dan 3198 jamaah. Yang terbagi dalam 8 kloter, sedangkan ada 22 jemaah yang tergabung dengan Provinsi Banten," tukasnya.
Adapun pemberangkatannya itu sendiri dilaksanakan secara 2 gelombang, dimana gelombang pertama pada 5 Juni 2022 dan gelombang kedua pada 25 Juni 2022.
"3 kloter menggunakan maskapai Garuda dan 5 kloter menggunakan maskapai Saudi Air. Untuk 6 kloter masuk di gelombang pertama, lalu 2 kloter masuk di gelombang kedua," tutur Puji.
Sementara itu, Salah satu jemaah bernama Yulinar berusia 63 tahun menuturkan, bahwa dirinya sangat antusias dan bersyukur bisa melaksanakan haji pada tahun ini, meskipun ia sedikit merasa sedikit sedih lantaran sang suami tidak bisa ikut bersamanya.
"Diantar oleh anak dan tiga cucunya ke Asrama Haji," bebernya lirih
Ia menceritakan, seharusnya dia berangkat haji bersama suami, tetapi suaminya sudah berumur 67 tahun dan terkena kebijakan pembatasan usia.
“Suami saya yang semangat nyuruh saya harus berangkat tahun ini, jangan ditunda. Kamu harus berangkat, kamu yang sudah dapat panggilan duluan, karena kita nggak tahu ke depan apa yang terjadi,” pungkasnya. (Riduan)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 642
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 295
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 265
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 234
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 186
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 38
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 35
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 34
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 31
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 30
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
BERLANGGANAN BERITA