Logo Saibumi

Anaknya Ditangkap Terkait Terorisme, Keluarga Harap Bisa Bertemu

Anaknya Ditangkap Terkait Terorisme, Keluarga Harap Bisa Bertemu

Foto: Ilustrasi penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 | Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Belum lama ini, Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisial IA (22) ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Malang, Jawa Timur, pada Senin 23 Mei 2022. 

 

Dalam hal ini, IA diduga mengumpulkan dana untuk kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca DIY Minggu, 29 Mei 2022, Waspadai Hujan Sedang-Lebat Wilayah Sleman dan Kulon Progo Utara

 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, di Jakarta, sehari paska penangkapan atau lebih tepatnya, Selasa 24 Mei 2022 langsung melaksanakan konferensi pers terkait hal ini. 

 

Ramadhan membeberkan IA diduga berperan sebagai simpatisan ISIS. IA pun pernah melakukan komunikasi yang intens dengan tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial MR. MR sudah lebih dulu ditangkap oleh Densus.

 

"IA berkomunikasi secara intens dengan tersangka kelompok JAD atas nama MR yang sudah kita tangkap dalam rangka merencakan amaliah terhadap fasilitas umum dan kantor-kantor polisi," ungkap Ramadhan. 

 

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun IA diketahui merupakan warga Lampung yang sedang menuntut ilmu di Malang. 

 

Selanjutnya, berdasarkan hasil penelusuran, akhirnya ditemukanlah bahwa AI merupakan warga Lampung Utara. 

 

Orang tua IA pun terkejut mendengar penangkapan sang putra oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri diduga terkait dengan jaringan kelompok teroris ISIS.

 

Menurut pengakuan sang Ayah, mengaku pasrah atas penangkapan itu. Menurutnya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. 

 

"Betul IA putra pertama saya dari dua bersaudara. Kalau benar, syukur alhamdulilah sudah diamanakan sebab kalau tidak apa yang akan terjadi, tapi kami meyakini kalau anak saya itu orang baik-baik saja," jelas Sang Ayah IA, Sabtu (29/5/2022). 

 

Lebih lanjut ia menyampaikan, saat mendengar kabar terkait penangkapan itu, dirinya pun mengaku sempat tak percaya. Namun, setelah adanya konfirmasi langsung oleh pihak kepolisian Polda Lampung, ia pun akhirnya mempercayainya. 

 

"Jadi Senin 23 Mei 2022, itu dari kepolisian Polda Lampung ke rumah sekitar jam setengah 8 malam. Badan nya tinggi gede, terus ngasihiat surat perintah dari Mabes Polri. Saya baca, selesai saya baca, saya diminta untuk tanda tangan. Akhirnya kita tau, IA diamankan," tukasnya. 

 

Selanjutnya, Sang Ayah pun menuturkan bahwa sudah 3 tahun terakhir IA di Kota Malang dan ia pun mengakui bahwa lebaran tahun 2022 itulah dirinya terakhir bertemu dengan Sang Anak. 

 

"Mahasiswa UB semester 6 jurusan Hubungan Internasional, pulang ke Lampung itu seminggu sebelum Lebaran kemarin, terus balik lagi ke Malang 17 Mei," bebenya. 

 

Selama berkomunikasi di Malang, Sang Ayah bercerita, bahwa IA sebatas menghubungi kedua orang tua layaknya mahasiswa kebanyakan seperti meminta uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maupun sesekali menelpon menanyakan kabar terkini.

 

"Pulang kesini juga enggak ada gerak-gerik mencurigakan, tapi pasti kita sebagai orang tua bangga melihat anak mendengar adzan langsung pergi kemasjid, gaya berbicara juga tidak ada perubahan. Makanya kami juga kaget," ujarnya. 

 

Selanjutnya, Sang Ayah berharap bisa bertemu IA. Pasalnya, sejak hampir sepekan kabar penangkapan sang putra hingga detik ini belum berkomunikasi sama sekali dan sebatas berkoodinasi dengan pihak Forkopimcam setempat.

 

"Kami ini orang kampung, bingung mau nemuin siapa di mana IA ini sekarang. Kami berserah kepada Allah, kalau anak itu umur panjang kami terima, Kami pasrahkan saja," pungkasnya. (R)

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca DIY Minggu, 29 Mei 2022, Waspadai Hujan Sedang-Lebat Wilayah Sleman dan Kulon Progo Utara

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA