Logo Saibumi

PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI BAGI CALON PENGANTIN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DINKES LAMBAR

PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI   BAGI CALON PENGANTIN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DINKES LAMBAR

Saibumi.com(SMSI), Lampung Barat - Isu prioritas dalam mewujudkan SDM berkulaitas dan berdaya saing Titik dimulainya pembangunan SDM serta berdasarkan Permenkes No.21 Tahun 2020 tentang Renstra Kemenkes Tahun 2020-2024 dimulai dengan menjamin kesehatan ibu hamil. 

 

BACA JUGA: Kapolres TUBA: Mengisi BBM Di SPBU Jangan Gunakan Drijen

Selanjutnya, kesehatan bayi dan kesehatan balita, kesehatan anak sekolah karena merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul.

 

"Jangan sampai ada stunting, kematianbayi, kematian ibu yang meningkat. Tantangan kita bersama untuk mewujudkan bonus demografi supaya usia produktif menjadi SDM yang berkualitas dan berdaya saing," kata Kadiskes Lambar dr. Widiatmoko Kurniawan.

 

Status Kesehatan Reproduksi berdasarkan Riskesdas Tahun 2018 yaitu ;Kurang energy kalori (KEK) pada wanita usia subur 15-49 Tahun adalah 31,8% dan KEK pada ibu hamil adalah 17,3%. Anemia pada perempuan 23,9% pada ibu hamil 48,9%, dan Hipertensi (pengukuran) pada perempuan yaitu 36,85%.

 

Berdasarkan SDKI 2017 34,5% perempuan menikah usia 20-24 Tahun pertama kali menikah pada usia 18 Tahun kebawah dan 7% perempuan usia 15-19 tahun sudah menjadi ibu. Berdasarkan Laporan perkembangan HIV AIDS dan PIMS triwulan III Kemenkes Tahun 2019 yaitu persentase infeksi HIV tertinggi usia 25-49Tahun :70,7% dan usia 20-24 Tahun : 15,6%.

 

Berdasarkan Globocan 2018 Ca payudara 30,9% Ca cervix 17,2% dari semua jenis kanker pada perempuan dan Ca prostat 7,1% dari semua jenis kanker pada laki-laki. Status kesehatan reproduksi dipengaruhi oleh keterbatasan social ekonomi, persepsi budaya, kondisi geografis serta ketidaksetaraan gender (diskriminasi,subordinasi,rentan mengalami kekerasan, peran ganda).

 

Pentingnya intervensi kesehatan usia reproduksi dimana tingginya AKI, AKB,ASFR (age spesifik fertility rate) dan stunting yang menyebabkan langsung maupun tidak langsung berupa perdarahan,anemia bumil dan KEK bumil sehingga diperlukan perencanaan kehamilan serta intervensi lebih ke hulu mulai dari remaja, calon pengantin serta ibu hamil untuk generasi sehat dan berkualitas.

 

Intervesi kesehatan reproduksi pada calon pengantin berupa KIE kesehatan reproduksi calon pengantin,pemeriksaan kesehatan, pelayanan KB,TT catin,TTD WUS,serta persiapan kehamilan.

 

Berdasarkan Permenkes No 97 Tahun 2014 bahwa setiap kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan yang ditujukan pada perempuan saat remaja hingga saat sebelum hamil dalam rangka menyiapkan perempuan dalam menjalani kehamilan, persalinan, dan melahirkan bayi yang sehat.

 

Pelayanan Kesehatan Reproduksi pada Remaja yaitu : Mempersiapkan menjadi orang dewasa yang sehat, produktif, serta terbebas dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat menghambat kemampuan menjalani kesehatan reproduksi secara sehat.

 

Pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin:

• pada daerah zona hijau dan kuning dengan syarat petugas menggunakan APD lengkap sesuai standar dan sudah mendapatkan perjanjian terlebih dahulu dari calon pengantin

• Untuk Zona orange dan merah pemeriksaaan kesehatan dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dengan membatasi kuota per hari (menyesuaikan dengan kondisi fasilitas kesehatan masing-masing), diutamakan untuk calon pengantin yang akan menikah H-30 hari.

 

Pemeriksaaan kesehatan dapat dilakukan jika fasilitas pelayanan kesehatan dapat memenuhi standar sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Puskesmas pada Masa Pandemi Covid-19, antara lain:

Mengatur pemisahan ruangan antara pelayanan bagi orang yang sehat dan pelayanan bagi orang yang sakit.

 

Jumlah tenaga kesehatan mencukupi

Mengatur agar tidak terdapat penumpukan pasien dan pembatasan jumlah pasien, Ketersediaan APD yang mencukupi, Mematuhi protokol pencegahan penularan covid-19 secara ketat.

PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI CATIN

ZONA HIJAU DAN ZONA KUNING ;

a. Pemberian KIE kesehatan reproduksi calon pengantin:

- Pemberian KIE/ konseling kesehatan reproduksi calon pengantin dapat dilakukan secara langsung dengan menggunakan melalui media online/ daring (WA, SMS, HP, Aplikasi, dsb). 

 

b. Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan

- Petugas keagamaan tidak diperkenankan untuk melaksanakan

- bimbingan perkawinan secara langsung

- Optimalisasi pelaksanaan Bimbingan Perkawinan secara mandiri  dengan penyampaian materi secara daring menggunakan media  online (link youtube, wa group, aplikasi smart phone, dsb).

c. Pelaksanaan pernikahan 

- Pelaksanaan     akad  nikah,  pemberkatan,  dan  pencatatan

- pernikahan harus memperhatikan protokol kesehatan  pencegahan penularan Covid-19.

 

- Mengoptimalkan layanan pencatatan nikah secara online antara  lain melalui website simkah.kemenag.co.id, telepon, email,  apabila tidak memungkinkan dapat secara langsung dengan  memperhatikan protokol kesehatan ke kantor keagamaan tingkat  kecamatan (a.l, KUA dll) atau Dinas Penduduk dan Catatan Sipi

 

- Pelaksanaan akad nikah atau pemberkatan dapat dilaksanakan di  kantor keagamaan (a.l, KUA dll), rumah atau rumah ibadah  dengan jumlah yang terbatas sebanyak-banyaknya 10 (sepuluh)  orang.

 

d. Pelaksanaan resepsi pernikahan

- Tidak dianjurkan menyelenggarakan resepsi   pernikahan   atau

- dilaksanakan secara virtual menggunakan media online / darin

 

 

Di Kabupaten Lampung Barat pelayanan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin sudah dilaksanakan di 15 Puskesmas bersama Kemenag/KUA. Program kesprocatin ini merupakan program yang mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Barat guna mewujudkan generasi Lampung Barat sehat cerdas dan berkualitas.(ADV)  g  :  l.  :    :

BACA JUGA: Catat Ini Lokasi Vaksinasi Masal di Lampung Selama Arus Mudik

#

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong