Foto : Ilustrasi Demo, 8 Oktober 2020 | Instagram Fabillahsfasha
Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Aliansi Lampung Memanggil (ALM), siap melakukan aksi unjuk rasa guna menyampaikan beberapa tuntutan terhadap pemerintah.
Aksi itu direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu, 13 April 2022 di halaman kantor Gubernur Lampung.
Koordinator Aliansi Lampung Memanggil, Riski Oktara Putra mengatakan saat ini pihaknya telah mengirimkan surat pemberian aksi (SPA) ke Polresta Bandar Lampung terkait aksi yang akan dihadiri ratusan orang itu.
"Estimasi massa yang akan datang itu 500 sampai 1000 orang. Karena itu gabungan dari berbagai elemen masyarakat," ungkap Riski Minggu, (10/4/2022).
Lebih lanjut Riski menuturkan, dalam pelaksanaannya, tak hanya dihadiri oleh anggota Aliansi Lampung Memanggil, tapi juga buruh hingga anak-anak Sekolah Teknik Menengah, atau yang kerap disebut dengan tagar STM Memanggil.
"Kemungkinan mereka bakal bergabung juga (STM Memanggil), tapi memang saat terakhir konsolidasi belum ada kepastian dari perwakilan mereka," jelasnya.
Selanjutnya, mengenai poin tuntutan, Riski mengatakan seluruhnya hampir sama dengan tuntutan pada aksi BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia) yang digelar sejak Senin, 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta.
"Intinya, stabilkan harga pangan khususnya di Lampung. Kaji lagi usulan kenaikan BBM, atasi BBM langka, dan terakhir kami meminta Presiden dan Wakilnya saat ini memberikan pernyataan resmi bahwa menolak wacana tiga periode," tutur Riski
Berikut tuntutan lengkap yang akan disampaikan:
1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi untuk bersikap tegas atau menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.
2. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN), termasuk pasal-pasal bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.
3. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
4. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
5. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan konflik agraria di Indonesia.
6. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin berkomitmen penuh menuntaskan janji-janji kampanye pada sisa masa jabatan. (Riduan)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 649
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 79
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA