Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar di Jakarta mengungkapkan, bahwa pada tanggal 8 Maret 2022, Densus 88 Antiteror Polri menangkap total lima tersangka teroris yang merupakan pendukung Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
"Salah satu tersangka teroris, ialah MID, yang ditangkap di Lampung, merupakan seorang mantan napi terorisme (napiter). Sebagai pendukung Daulah Islamiyah ISIS dan merupakan mantan napi terorisme," ungkapnya kepada, Kamis (24/3/2022).
BACA JUGA: Tak Kunjung Dikembalikan, Konsumen Pertanyakan Dana Pembelian Tanah ke PT BAS
Lebih lanjut ia menyebutkan, penangkapan dilakukan di Jalan Sedap Malam 1, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung.
"MID tergabung di Media Center selaku orang yang membuat dan menyebarkan poster-poster digital berisi propaganda, bertujuan untuk membangkitkan semangat Jihad. Sehingga orang yang meilihat terpicu melakukan jihad amaliyah," jelasnya.
Sementara itu, saat saibumi.com mencoba mencari informasi di lokasi penangkapan yang disebutkan oleh Mabes Polri, dan berhasil menemui salah satu Pengurus Rukun Tetangga (RT) di daerah lingkungan tersebut.
Menurutnya, sehari sebelum penangkapan pihak densus 88 mendatangi kediamannya, guna meminta izin akan dilakukan penangkapan.
"Nah, saat itu emang ada dari pihak densus kulonuwon (Minta Izin)," ungkap Amrulloh saat diwawancarai, Jumat (25/3/2022).
Disinggung terkait MID terduga teroris tersebut, ia menuturkan bahwa beliau tinggal di Tanjung Seneng bersama orangtuanya dengan cara mengontrak rumah.
"Iya jadi, MID tinggal sama orangtuanya, terus punya anak 2. Jadi, mereka ngontrak rumah. Untuk lebih detailnya saya kurang paham juga," tukasnya.
Selanjutnya, saat ditanya apakah benar apabila MID benar eks Narapidana Terorisme seperti yang disebutkan dipemberitaan.
"Kalau dari kabar memang MID itu baru keluar dari setelah menjalani hukumannya di Lapas Tanggerang, setelah bebas MID itu pulang kesini, jadi pihak lapas juga pernah datang dan menitipkan MID itu," bebernya.
Amrulloh pun menambahkan, apabila MID itu jarang bersosialisasi dengan tetangga sekitar.
"Kalau informasi yang saya terima sih memang jarang keluar rumah, dan memang enggak ada yang mencurigakan," pungkas Amrulloh. (Riduan)
BACA JUGA: Tak Kunjung Dikembalikan, Konsumen Pertanyakan Dana Pembelian Tanah ke PT BAS
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 67
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA