Logo Saibumi

Pedagang Mulai Berjualan di Lokasi Kebakaran Pasar Tempel eks Pabrik Karet

Pedagang Mulai Berjualan di Lokasi Kebakaran Pasar Tempel eks Pabrik Karet

Foto: Pedagang mulai aktif membereskan Pasar Tempel eks Pabrik Karet, Bandar Lampung (Riduan/Saibumi.com)

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Dua hari pascakebakaran hebat yang melanda di Pasar Tempel eks Pabrik Karet yang terletak di Jalan dr Setia Budi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung, pedagang mulai kembali berdagang.

 

Salah seorang pedagang mie di sekitar pasar mengungkapkan, kendati dengan barang jualan yang seadanya. Namun, ia tetap bersemangat mengais rezeki.

BACA JUGA: Pemilihan Koko-Cici, Kabid Humas Polda Lampung Kenalkan Konsep Hidup Rukun Antar Sesama

 

"Saya dagang mie mas, saya biasa jualan disini. Ini lapak kakak saya sih saya gantiin aja, dia udah lama juga dagang disini. Saya dagang lagi biar bisa menyambung hidup mas, lagipula karyawan juga udah pada masuk lagi," ungkapnya kala diwawancarai, Jumat (18/3/2022).

 

Lebih lanjut ia menuturkan, saat kejadian ia diinformasikan melalui sambungan telepon.

 

"Jadi kemarin itu saya di telpon kalau ada kebakaran, jadi saya kesini sama anak. Terus, emang gak ada yang bisa diselamatkan," jelasnya.

 

Pernyataan sedih pun dikemukakan olehnya, pasalnya selain bahan baku, mesin yang menjadi penopang untuk berjualan pun hangus terbakar.

 

"Selain mie, mesin juga kebakaran. Kalu bangunan ini bukan punya sendiri juga. Tapi, emang enggak ada yang kesisa," tukasnya.

 

Ia pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

"Yah, mudah-mudahan enggak terjadi lagi aja," pungkasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, belasan kios di Pasar Tempel Pabrik Karet yang terletak di Jalan dr Setia Budi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung, Rabu (16/3) hangus dihalap sijago merah.

 

Berdasarkan keterangan dari warga Jumiati, api muncul dari salah satu rumah yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian pada 15.45 WIB.

 

"Awalnya dari rumah belakang bukan dari kios, lalu api semakin besar, tapi saya gak liat jelas, tapi saat liat apinya sudah membersar,"katanya.

 

Bhabinkamtibmas Aipda Hamzah S mengatakan jika peristiwa tersebut bermula ketika adanya percikan api.

 

"Kejadiannya sekitar jam 15.30 wib, awalnya percikan-percikan gitu kemudian timbul asap, makin lama makin besar dan didukung oleh angin juga, dugaan perkiraan dari karena konseling listrik, tapi belum dapat kami pastikan, katanya.

 

Hamzah pun menjelaskan jika material bangunan yang terbakar yakni papan sehingga mudah terbakar.

 

"Kalau material bangunan itu diperkirakan dari papan yang memang mudah terbakar oleh api, untuk yang terbakar itu diperkirakan sekitar belasan kios lebih kami juga belum menghitung totalnya karena fokus kepemadamannya," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Pemilihan Koko-Cici, Kabid Humas Polda Lampung Kenalkan Konsep Hidup Rukun Antar Sesama

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA