Logo Saibumi

Antisipasi Pencemaran Laut, DLH Lampung Segera Buat Tim Monitoring

Antisipasi  Pencemaran Laut, DLH Lampung Segera Buat  Tim Monitoring

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung, menyebut ke depan akan bentuk tim guna memonitoring wilayah Pesisir Teluk Lampung, terkhusus terkait pencemaran limbah ini.

 

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Murni Rizal disekitar lokasi terdampak limbah oli di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

BACA JUGA: Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, Mingrum Ajak Sejumlah Tokoh Ciptakan Kesejukan Dalam Bermasyarakat

 

"Nanti kita naikan usulan ke Gubernur, untuk membentuk tim guna memonitoring dan antisipasi pencemaran laut, dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Karena disini juga Pelindo mendukung kita untuk memonitor, terkait langkah harus kita ambil guna menyelesaikan ini," ungkapnya saat diwawancarai saibumi.com, Kamis (10/3/2022).

 

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa permasalahan bukan hanya limbah, sampah pun disini menjadi masalah yang belum terselesaikan.

 

"Agar pantai dan Laut Lampung bebas dari sampah dan limbah, dan ternyata disini sampahnya banyak. Nah, sampah dengan limbah ada dipinggiran pantai, ini upaya untuk pemulihan dan diberishan agar tidak berdampak," jelasnya.

 

Sementara itu, saat ditanya terkait pihaknya yang mengambil uji sample pada Rabu 9 Maret 2022, Murni Rizal mengungkapkan bahwa sempel dikirim ke laboratorium yang berkompeten.

 

"Untuk hasilnya nanti kita usahakan secepatnya, nanti kita informasikan," tukasnya.

 

Disinggung terkait apakah limbah itu benar-benar oli, Murni pun belum bisa menjelaskan lebih rinci.

 

"Belum tau kita, dan belum berani menyebutkan, yang jelas itu dari uji lab yang bisa menjawab. Kalau secara kasat mata kayak oli bekas," tuturnya.

 

Selanjutnya terkait kegiatan bersih-bersih ini, pihanya berpartisipasi bersama PT. Pertamina dan sejumlah pihak.

 

"Iya, PT. Pertamina kita ajak partisipasi pada kegiatan ini, ini cuma partisipasi aja lho ya," ujar Murni Rizal.

 

Sementara itu, seorang nelayan Farijol menyampaikan bahwa semenjak adanya limbah ini dirinya mengaku sudah beberapa hari ini tidak melaut.

 

"Iya enggak melaut, mau ke kapal ada oli ini. Yah, ini saya bersyukur mulai dibersihin ini," pungkasnya. (Riduan)

BACA JUGA: Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, Mingrum Ajak Sejumlah Tokoh Ciptakan Kesejukan Dalam Bermasyarakat

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA