Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Perekonomian Provinsi Lampung sepanjang tahun 2021 secara kumulatif tumbuh 2.79%.
Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung merincikan salah satu faktor pendoronganya diantaranya.
BACA JUGA: Terlihat Kumuh, Satpol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Jalan Sriwijaya-Majapahit
"Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pembangunan tahap pertama Bakauheni Harbour City, proyek SPAM, dan proyek infrastruktur lainnya. Selain itu, sektor perdagangan besar dan industri pengolahan juga menjadi sektor yang menyumbang pertumbuhan tertinggi di tahun 2021," ungkapnya, Sabtu (26/2/2022).
Lebih lanjut ia menuturkan, meskipun demikian pertumbuhan ekonomi Lampung masih dibawah rerata pertumbuhan ekonomi Sumatera (3.37%) dan Nasional (3.69%).
Hal tersebut, berdasarkan data pertumbuhan perekonomian tahun 2022 ini, perekonomian di Provinsi Lampung diharapkan akan lebih bergeliat seiring pulihnya aktivitas perekonomian nasional.
"Angka kemiskinan Lampung yang tahun 2021 turun menjadi 11.67% atau 1.01 juta orang, maka tahun ini diprediksi akan semakin menurun seiring berjalannya proyek-proyek infrastruktur di Lampung. Penggunaan bahan baku dan tenaga kerja lokal menjadi kebijakan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Lampung," tukas M. Dody Fachrudin.
Sebelumnya diberitakan, Meskipun Indonesia menghadapi gelombang ketiga covid-19 dengan varian barunya omicron, dan Lampung menjadi Provinsi yang rentan menjadi epicentrum karena posisinya sebagai jembatan pulau Sumatera-Jawa, namun sektor usaha terus berjalan optimis.
Hal tersebut ditandai dengan peningkatan penerimaan negara dari sektor pajak yang tumbuh sebesar 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (y-o-y).
Untuk diketahui bersama bahwa sampai dengan 31 Januari 2022 penerimaan negara di Lampung mencapai Rp699.84 miliar yang terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar Rp604,93 miliar dan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp94,91 miliar.
Kontribusi penerimaan pajak diperoleh dari Pajak Penghasilan Non Migas Rp224,69 miliar, Pajak Pertambahan Nilai Rp175,32 miliar, Pajak Bumi dan Bangunan Rp0,65 miliar, Pajak Lainnya Rp10,29 miliar, Pajak Perdagangan Internasional Rp193,99 miliar.
“Jika melihat pertumbuhan sektor perpajakan ini, maka kita yakini bahwa perputaran perekonomian di lampung sudah on track,” pungkas Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung M.Dody Fachrudin, Jumat (25/2/2022).
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa momentum ini akan terus dijaga, sehingga para pelaku usaha, termasuk sektor UMKM, dapat terus bergerak mendorong perekonomian lokal. (Riduan)
BACA JUGA: Terlihat Kumuh, Satpol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Jalan Sriwijaya-Majapahit
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 647
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 303
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 201
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 190
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 76
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 56
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 55
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 54
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 49
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 47
BERLANGGANAN BERITA