Logo Saibumi

Badan Metrologi Jamin, Supervisor SPBU Pengajaran: Kami Rutin Cek Mesin

Badan Metrologi Jamin, Supervisor SPBU Pengajaran: Kami Rutin Cek Mesin

Foto : Badan Metrologi Kota Bandar Lampung, Polsek TBU, dan perwakilan SPBU saat mengecek mesin pertamax menggunakan benjana ukur di SPBU Pengajaran | Evan/Saibumi.com

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Berita Dugaan curangi konsumen, SPBU Wolter Mongonsidi Teluk Betung Utara Diperiksa Polisi hari ini lakukan klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Supervisor SPBU Pengajaran Maulana Alan pihaknya telah menjalankan standar operasional perusahaan (SOP) dengan baik.

 

Pihak SPBU sendiri dilakukan pemeriksaan oleh Badan Metrologi rutin dan secara berkala, dan juga setiap hari melakukan pengecekan menggunakan alat ukur dari Badan Metrologi.

BACA JUGA: Badan Metrologi Bandar Lampung : Hasil Pemeriksaan SPBU Pengajaran Tidak Ada Kecurangan


"Ini terbukti dari hasil empat kali pemeriksaan Badan Metrologi menggunakan benjana ukur dimana hasilnya rata-rata plus 20ml atau lebih. Kita selalu lakukan pengecekan oleh Badan Metrologi rutin. Kita juga ada alat dari metrologi untuk mengukur yaitu tera benjana ukur. Kita juga selalu periksa tera nozle," kata dia.



Terkait kronologis kejadian yang sempat heboh kemarin, Alan menjelaskan bahwa alat ukur yang digunakan konsumen belum pas. Konsumen melakukan pengukuran menggunakan jerigen, lalu dari jerigen diukur ulang menggunakan alat ukur sendiri yang tidak sesuai ketentuan.



"Alat ukur konsumen ini tidak sesuai, karena yang diukur adalah bbm jenis pertamax. Bbm jenis pertamax ini sangat terpengaruh oleh cuaca, jika panas akan cepat memuai. Pemeriksaan yang dilakukan oleh konsumen dari nozle ke jerigen dan dari jerigen ke alat ukur sendiri yang diduga bbm jenis pertamax telah terjadi pemuaian," jelas dia.



Ia juga menerangkan, bahwa konsumen sering mengukur pengisian bbm berdasarkan amphere spedometer di kendaraan bermotornya, sedangkan takaran meterrologi itu tera. "Saat mengisi bbm sering terjadi pemuaian yang terjadi akibat cuaca. Jika panas maka bbm ini cepat memuai, sedangkan jika suhu dingin tidak," terang dia.



Sebelumnya, berdasarkan empat kali hasil pemeriksaan Badan Metrologi tiap 20 liter pertamax menggunakan benjana ukur, pada pemeriksaan pertama keluar hasil 20ml plus, pemeriksaan kedua 20ml plus, dan pemeriksaan ketiga 15ml plus, pemeriksaan keempat 30ml plus.



"Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa mesin sudah sesuai dan berfungsi dengan baik. Malah dihasil pemeriksaan ada kelebihan rata-rata 20ml per 20 liter. Artinya mesin berjalan sesuai dengan aturan dan pas, serta tidak ada masalah," ujar Peneramadia Bidang Metrologi Kota Bandar Lampung, Malik, kepada Saibumi.com, Jumat (18/2/2022).(Van)

BACA JUGA: Badan Metrologi Bandar Lampung : Hasil Pemeriksaan SPBU Pengajaran Tidak Ada Kecurangan

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA