Pembangunan jalan penghubung di Pemangku Talang Karuhun, Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa Lampung Barat
Saibumi.com (SMSI), Lampung Barat - Pembangunan jalan penghubung di Pemangku Talang Karuhun, Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa Lampung Barat, diduga menelan dana miliaran Rupiah.
Hal tersebut diketahui jalan baru dibangun sudah hancur, bahkan tidak terlihat sisa pembangunan yang dilakukan karena bebatuan sebagai bahan material sudah terkelupas dan berantakan.
BACA JUGA: Edarkan Ribuan Kapsul Ilegal Via Medsos, Seorang Wanita Diamankan Polda Lampung
Salah seorang pengguna jalan, Yono mengatakan, jika pembangunan jalan penghubung di pekon setempat selesai dikerjakan oleh pemborong sekitar dua tiga bulan terakhir. Namun sepanjang jalan yang dilakukan pengkerasan aspal itu sudah tidak tersisa lagi, karena sudah hancur semuanya.
"Ini membuktikan jika kinerja pembangunan jalan kami ini asalan, saat ini badan jalan sudah hancur semua. Bahkan gorong-gorong untuk pembuangan air saat hujan bukannya diperbaiki malah ditimbun dengan tanah, sehingga saat hujan air mengalir diatas badan jalan, yang debitnya lumayan besar," keluh Yono.
Pihaknya berharap, agar pemkab setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR), bisa memperbaiki kembali jalan yang sudah hancur tersebut, mengingat jalan itu salah satu akses warga untuk melakukan aktifitas sehari-hari, bahkan pihak Kecamatan juga melalui jalan ini jika hendak masuk ngantor.
"Kami kecewa dengan keadaan jalan saat ini yang sudah haNcur, belum saja kami nikmati malah sudah rusak, sedangkan dana yang dikucurkan untuk perbaikan jalan sangat besar, tapi pekerjaan yang sia-sia yang kami nikmati, diharapkan pihak penegak hukum baik Polres maupun kejaksaan untik menyelidiki masalah ini, karena ini sudah jelas merugikan negara," kata dia.
Sementara itu Kabid Tata Ruang pada DPU-PR Lambar, Endiawan mengatakan, jika kerusakan yang baru dibangun itu akibat adanya longsor, hingga air besar menghantam badan jalan.
"Ada longsor beberapa waktu lalu jadi air hujan menghantam badan jalan hingga rusak. Bahkan itu sudah dilakukan penimbunan namun tergerus kembali oleh hujan, jika dibiarkan maka jalan itu akan terputus. Sedangkan gorong-gorong yang tidak didandan dan difungsikan itu karena tidak diperbolahkan pemilik kebun, karena kiri dan kanan kebun itu miliknya," kilah dia.
Ditanya terkait tindakan DPU-PR untuk mengatasi rusaknya kembali jalan yang baru dibangun itu, Endiawan tidak ada jawaban yang pasti.
Untuk diketahui jika jalan penghubung Kecamatan Pagar Dewa itu, tanggal kontrak pengerjaan dimulai 8 Juni 2021 dengan jumlah dana yang dikucurkan sebesar Rp1.805.000.000, (Satu Miliar Delapan Ratus Lima Juta Rupiah). (Edi)
BACA JUGA: Edarkan Ribuan Kapsul Ilegal Via Medsos, Seorang Wanita Diamankan Polda Lampung
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 298
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 239
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 198
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 187
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 51
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 39
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 37
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 36
BERLANGGANAN BERITA