Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Jembatan Way Gebang, yang berlokasi di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, hangat menjadi perbincangan sejak Sabtu 29 Januari 2022.
Hal tersebut lantaran, warga mengeluh karena di jembatan sering dijadikan ajang pungutan liar. Terbaru, pengendara ditarik biaya hingga Rp50 ribu, untuk melintasi jembatan darurat yang dibangun warga bersama TNI dan pemerintah.
Informasi yang berhasil saibumi.com himpun, Irfan seorang supir bus asal Depok, Jawa Barat mengaku dimintai uang Rp50 ribu oleh oknum yang menjaga jembatan darurat. Ia diminta sejumlah uang, dengan alasan biaya perawatan jembatan dan lainnya.
Hal senada diutarakan Jhon Lego, pengendara yang berasal dari luar Lampung. Dia menyebut telah dimintai uang dengan nilai yang sama, namun dirinya menolak.
Mendengar hal tersebut, pada hari Minggu 30 Januari 2022 sejumlah pihak terkait seperti PLH Sekda Kab. Pesawaran, Kasat Polpp, Kadishub, Kapolsek Padang Cermin, Camat Teluk Pandan, mendatangi lokasi tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Sekda Pesawaran, Syukur mengatakan bahwa harus ada petugas yang berjaga shift selama 1x24 jam dan harus ada kordinatormya agar jelas pertanggungjawabannya.
"Saya meminta kepada semua pihak tidak ada kemacetan dan saya minta kebersamaannya. Komitmen hari ini tidak ada lagi pungli. Kordinator berikan pemahaman kepada masyarakat yang berjaga harus sopan. Harus ada bendera tanda STOP dan malam hari harus dipersiapkan senter penerangan," ungkapnya dikutip saibumi.com melalui keterangan resminya, Senin (31/1/2022).
Hal itu juga ditegaskan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Padang Cermin AKP Darwin, dirinya menyebut bahwa akan ada anggota kepolisian yang akan diturunkan untuk membantu pengaturan lokasi ini.
"Saya minta tidak boleh ada yang meminta uang dengan dalih apapun yang dinamakan PUNGLI," tegasnya.
Perlu diketahui, jembatan Way Gebang pada 27 Desember 2021 sempat mengalami putus yang diakibatkan oleh hujan deras pada Minggu 26 Desember 2021 malam yang mengakibatkan sungai Way Gebang meluap.
Dan jembatan Way Gebang ini pun merupakan akses yang menghubungkan Desa Padang Cermin, Batu Menyan, Gebang dan Hanura Pesawaran Lampung.
Di tempat lain, ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung Donny Irawan mengapresiasi atas langkah cepat yang dilakukan pihak terkait guna bisa menangkal terjadinya pungli kembali.
"Kami berikan apresiasi setinggi-tingginya atas respon cepat tanggap, terhadap keluhan pungli jembatan Way Gebang," pungkanya. (Riduan)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 299
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 64
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 50
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 46
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 41
BERLANGGANAN BERITA