BACA JUGA: Pejabat di Lampung Catat! KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Sampaikan LHKPN Periodik 2021
1. Sering Makan yang Banyak mengandung Garam
Berbagai makanan tentu akan hambar bila tak Anda tambahkan garam. Namun, asupan garam berlebihan justru bisa membahayakan kesehatan ginjal. Kelebihan garam atau natrium dapat membuat cairan menumpuk dalam darah. Hasilnya, organ ginjal akan bekerja lebih keras dan makin menurun fungsinya.
2. Sering makan makanan manis
Kebiasaan yang merusak ginjal lainnya adalah sering mengonsumsi makanan manis. Tingginya asupan gula juga mengganggu fungsi organ ginjal.
Memperoleh asupan gula dari kue, permen, es krim, atau minuman ringan secara berlebihan tentu dapat memengaruhi berat badan Anda. WHO menyebutkan bahwa pada tahun 2016 terdapat lebih dari 650 juta orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas.
3. Terlalu banyak makan daging
Jika Anda berisiko terkena gangguan ginjal, sebaiknya mulai kurangi konsumsi daging merah. Protein hewani dapat menghasilkan asam dalam jumlah tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan asidosis, yakni saat cairan tubuh terlalu asam yang mengganggu fungsi ginjal.
Sebuah studi dalam Journal of Renal Nutrition menyebutkan tingginya konsumsi daging merah dan olahan dapat membuat Anda lebih berisiko terkena gagal ginjal kronis. Diet rendah protein jadi salah satu langkah yang bisa Anda lakukan agar ginjal tetap sehat.
4. Hobi konsumsi junk food
Meski mineral fosfor bisa membantu menjaga kesehatan tulang, asupan yang berlebihan berisiko bagi orang dengan gangguan ginjal. Fosfor banyak terdapat dalam junk food atau makanan olahan lain, seperti makanan cepat saji, keju, kornet, sosis, dan minuman bersoda. Ginjal akan bekerja ekstra untuk mengeluarkan kelebihan fosfor dari tubuh Anda. Pasalnya, penumpukan fosfor bisa membuat pembuluh darah kaku dan tulang melemah.
5. Kurang minum air putih
Jarang minum air bisa menjadi salah satu kebiasaan merusak ginjal yang sering Anda lakukan. Padahal, minum air putih bisa membantu ginjal dalam membersihkan zat sisa dari dalam tubuh. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh membantu menjaga keseimbangan air dan mineral sehingga jaringan, otot, dan saraf bisa berfungsi normal.
6. Minum obat pereda nyeri terlalu sering
Saat mengalami demam, nyeri perut, atau sakit kepala, tak jarang kebanyakan orang langsung minum obat pereda nyeri untuk meredakannya. Namun, terlalu sering konsumsi pereda nyeri golongan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen bisa membahayakan ginjal Anda. Sebuah ulasan dalam American Journal of Kidney Diseases menyebutkan penggunaan obat NSAID terkait dengan gangguan ginjal, seperti cedera ginjal akut.
7. Merokok
Sebagian besar kalangan sudah mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan. Namun, tetap saja masih banyak orang yang melakukan kebiasaan buruk ini. Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang merusak ginjal. Kandungan dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi.
8. Minum alkohol berlebihan
Anda perlu berhati-hati bila tergolong peminum berat dengan konsumsi lebih dari empat gelas minuman beralkohol dalam sehari. Minum alkohol berlebihan dapat memicu stres oksidatif yang meningkatkan radikal bebas. Hal ini bisa memengaruhi fungsi berbagai organ tubuh, termasuk ginjal. Menurut National Kidney Foundation, peminum alkohol berat yang juga merokok secara berlebihan memiliki risiko lima kali lebih besar terkena gagal ginjal kronis.
9. Kebiasaan kurang gerak
Pola hidup yang kurang gerak alias gaya hidup sedentari kini mulai diwaspadai. Malas olahraga dan kurang gerak ini diketahui dapat meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol yang menjadi faktor risiko gangguan ginjal. Untuk mengubah kebiasaan buruk yang dapat merusak ginjal ini, Anda bisa rutin berolahraga.



