Foto: Ilustrasi. Petani Mengeluh, Pupuk Nonsubsidi Melonjak Ini Kata Pengamat (Foto: yds)
Saibumi.com (SMSI), Jakarta - Baru-baru ini Ketua Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santoso ingatkan bahwa kenaikan harga pupuk non subsidi disebut ada kenaikan pada harga internasional. Jumat, (07/01/2022)
Harga internasional alami lonjakan drastis sejak Mei lalu dan masih bertahan hingga akhir tahun yang disebabkan oleh banyak faktor, pertama pandemi global dan melonjaknya harga komoditas di pasar Internasional yang turut mempengaruhi harga pokok produksi pupuk di Indonesia.
BACA JUGA: Selama Liburan Natal dan Tahun Baru Trafik Data XL Axiata Naik 38%
"Harga pupuk internasional melonjak drastis, dari Mei 2021 sampai hari ini, itu kenaikan sudah tiga kali lipat untuk urea," kata Andreas Pengamat pangan IPB sebagaimana dilansir dari Suara.com
Andreas katakan untuk pupuk yang berbasis urea seperti diamonium fosfat atau DAP yang naik 2,6 kali lipat, pun dengan amonium sulfat atau ZA. Andreas menyampaikan kenaikan harga urea tak lepas dari meningkatnya harga gas yang naik sembilan kali lipat menjadi sekitar US$ 25 per MMBTU dari yang sebelumnya sekitar USD 3 per MMBTU.
BACA JUGA: Selama Liburan Natal dan Tahun Baru Trafik Data XL Axiata Naik 38%
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 293
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA