Logo Saibumi

Alasan Mengapa Desain Helm Motocross Beda Dengan Helm Lainnya Menurut NSS Kedaton

Alasan Mengapa Desain Helm Motocross Beda Dengan Helm Lainnya Menurut NSS Kedaton

Saibumi.com (SMSI),Bandarlampung - Motocross merupakan kegiatan yang disenangi oleh kalangan yang menyukai kegiatan yang memacu adrenalin.

 

Kegiatan ini tidak boleh sembarangan dilakukan karena jika dilakukan sembarangan dapat beresiko terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA: Service Rutin Emang Penting, Yuk Service di AHASS NSS Kedaton Aja

 

Ada hal-hal yang harus diketahui oleh pengendara dalam melakukan kegiatan ini. Untuk pemula juga harus mendapat dampingan oleh orang yang sudah ahli dalam motocross ini. Biasanya kegiatan ini dilakukan oleh beberapa orang dalam sebuah tim. Kegiatan ini sangat menyenangkan jika kita mengetahui tipsnya.

 

“Sebelum melakukan aktivitas motocross bersama biasanya para pengendara harus mengetahu track yang akan dilaluinya.


Selain itu juga ada hal-hal yang harus diperhatikan dalamkegiatan ini. Dalam menjaga keselamatan dan keamanan para pengendara juga wajib memakai helm khusus” ujar Rudi Setiawan selaku Kepala Cabang NSS Kedaton.

 

Terdapat alasan mengapa desiain helm motocross berbeda dengan desain helm lainnya.


Yang pertama desain pada helm didesain moncong meruncing agar sirkulasi udara lebih mudah tidak membuat sesak nafas dan juga untuk melindungi bagian dagu, mulut, dan gigi saat terjadi benturan. Yang kedua helm didesain tanpa visor karena dengan adanya visor dapat menyebabkan sirkulasi udara terganggu sehingga menimbulkan embun yang mengganggu pandangan. Yang ketiga desain pet helm lebih panjang untuk melindungi google atau kaca mata khusus dari cipratan tanah dan kotoran saat riding. (*)

BACA JUGA: Service Rutin Emang Penting, Yuk Service di AHASS NSS Kedaton Aja

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA