Logo Saibumi

Malioboro Tidak Ditutup Saat Malam Pergantian Tahun, Polrestabes Jogja Rekayasa Lalu Lintas

Malioboro Tidak Ditutup Saat Malam Pergantian Tahun, Polrestabes Jogja Rekayasa Lalu Lintas

Foto : Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro (kiri) di kantornya. (Saibumi.com – Tuti)

Saibumi.com (SMSI), Jogja - Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro, Kapolresta Yogyakarta mengatakan Jalan Malioboro tidak akan ditutup saat malam pergantian tahun. Namun, pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan boleh melintas di Jalan Malioboro, tetapi dilarang untuk berhenti.

 

"Intinya begini. Semua jalur jalan biasanya, kan, Malioboro ditutup jam 18.00 sampai 21.00 WIB. Pada hari H nanti tidak akan ada penutupan mulai dari Tugu Pal Putih sampai dengan Titik Nol KM tidak ada penutupan," kata Purwadi di Polresta Yogyakarta, Selasa (21/12).

BACA JUGA: BMKG : Mobil Radar Pendeteksi Cuaca Turun di Selat Sunda, Prediksi Cuaca Buruk Hingga Awal Tahun 2022

 

"Kita konsepkan semua kendaraan boleh melalui Malioboro tetapi tidak boleh berhenti," lanjutnya. Ia mengatakan semua kendaraan dilarang untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Terutama di depan Mal Malioboro yang selama ini menjadi titik kemacetan.

 

"Semua harus tetap berjalan, tidak boleh ada mobil berhenti, naikkan turunkan penumpang tidak ada. Nanti kita barikade dengan anggota untuk melakukan penjagaan sepanjang jalur Malioboro," jelasnya.

 

Rekayasa lalu lintas lain yang dilakukan Polresta Yogyakarta adalah menutup jalur dari Kotabaru atau Jalan Abu Bakar Ali menuju Malioboro. Dari Jalan tersebut, pengendara hanya bisa menuju ke Jalan Pasar Kembang. Otomatis jalan menuju Malioboro hanya ada satu jalur, yaitu melalui Jalan Mataram saja.

 

"Karena macetnya pertemuan utara dan selatan ini. Ini namanya manajemen lalu lintas. Tidak ada penyekatan sama sekali, yang ada manajemen rekayasa lalu lintas," tuturnya.


Selanjutnya, patung singa di sekitar Titik Nol KM akan ditutup dengan pagar. Harapannya tempat tersebut tidak akan menjadi titik berkumpulnya massa.


"Konsepnya seperti tahun kemarin. Nanti Titik Nol, patung singa kita tutup seperti tahun kemarin kurangi orang berkumpul," ujarnya. Dalam Nataru kali ini, sebanyak 1.100 personel Polresta Yogyakarta pun diterjunkan selama. Semua anggota wajib bertugas untuk memberikan pengamanan.

 

"Konsepnya mengurangi sekecil mungkin penumpukan masyarakat di tengah jalan khususnya di Malioboro," pungkasnya. (Tuti)

BACA JUGA: BMKG : Mobil Radar Pendeteksi Cuaca Turun di Selat Sunda, Prediksi Cuaca Buruk Hingga Awal Tahun 2022

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA