Logo Saibumi

Bagaimana Sistem Airbag Sepeda Motor Honda Pertama Kali Di Dunia?

Bagaimana Sistem Airbag Sepeda Motor Honda Pertama Kali Di Dunia?

Saibumi.com, Bandar Lampung - Sistem Airbag Sepeda Motor Honda ini bertindak sebagai bantalan untuk melemahkan momentum dalam tabrakan frontal di mana pengendara terlempar ke depan.

 

BACA JUGA: Mengenal Motor Lincah Honda All New CBR150R

Dikembangkan dengan memverifikasi data kecelakaan aktual.


Korban kecelakaan sepeda, akibat tabrakan dari depan, pengendara terlempar ke depan, terbentur hebat dengan pasangan mobil dan permukaan jalan.

 

Seperti cedera dari analisa data kecelakaan yang dalam banyak kasus, “untuk menjaga momentum pada saat dibuang ” yang digunakan sebagai airbag untuk sepeda motor.

 

Kecerdasan unik pada airbag sepeda motor Honda
1. Untuk sepeda motor, tidak ada bagian belakang yang menopang kantung udara dengan kuat.


Karenanya, Honda memasang sabuk ke airbag dan menyambungkannya ke bodi mobil agar airbag bisa tertopang dengan kuat meski tidak ada penyangga di bagian belakang.

 

2. Postur sepeda motor cenderung berubah tergantung pada sudut tumbukan, dan keadaan saat tabrakan juga berubah dengan berbagai cara.

 

Oleh karena itu, Honda telah melakukan banyak uji tabrakan dengan menambahkan kondisi uji sendiri ke uji tabrakan kendaraan sebenarnya yang ditentukan oleh standar internasional menggunakan dummy khusus sepeda motor.

 

Selain itu, berbagai kondisi tabrakan dianalisis dengan simulasi komputer yang mereproduksi tabrakan dengan akurasi tinggi.


Hasilnya, Honda telah mengembangkan kantung udara berbentuk V besar yang dapat menerima pengendara dengan lebih stabil.”jelas Kepala Bengkel Ahass Astra Motor Natar Fredy Ranto Kurniawan.


Pada tahun 2005, Honda mengumumkan teknologi kantung udara sepeda motor yang diproduksi secara massal, dan pada tahun 2006, Honda meluncurkan air bag dengan Sayap Emas pertama di dunia yang dilengkapi dengan kantung udara sepeda motor.

 

Info Penting
Sistem air bag sepeda motor hanya beroperasi saat merasakan benturan parah dari depan yang melebihi nilai yang ditetapkan. Pada dasarnya, ini tidak berfungsi jika terjadi tabrakan dari samping atau belakang, atau jatuh.

 

Karena berbagai faktor yang terlibat dalam tabrakan, cedera pengendara mungkin tidak dapat dikurangi meskipun kantung udara diaktifkan, seperti tabrakan dari depan secara diagonal atau tabrakan yang menyebabkan kendaraan menyelinap ke dalam truk.

 

Selain itu, dapat beroperasi saat roda depan jatuh ke dalam lubang atau alur yang dalam atau bertabrakan dengan trotoar dan terjadi benturan yang parah.(SB05)

BACA JUGA: Sederet bahaya main HP ketika naik motor

Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA



Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong