Logo Saibumi

Kisah Jovika: Sulit Dapet Kerja, Mantan Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu! Butuh Perhatian Pemerintah

Kisah Jovika: Sulit Dapet Kerja, Mantan Atlet Lompat Jauh Lampung Selatan, Kini Bertani Bantu Ibu! Butuh Perhatian Pemerintah

Saibumi.com (SMSI) -  Kehidupan mantan atlet belum tentu segemilang prestasi yang digapainya saat mengharumkan nama daerah atau negara saat berlaga.

 

BACA JUGA: Timnas U-23 Indonesia Temukan Pola Permaian Jelang Hadapi Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022

Hal itulah yang dirasakan Jovika Indri Steven (20), mantan atlet lompat jauh Lampung Selatan. 

 

Warga Kalianda, Lampung Selatan ini sudah mengharumkan nama Kabupaten Lampung Selatan sejak 2014-2019.

 

Beberapa penghargaan pernah diraihnya, yakni pernah meraih juara III dan memenangkan mendali perunggu dalam cabang olahrga lompat jauh pada ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprop) Lampung ke-VIII di tahun 2017.

 

Selain itu di tingkat Kabupaten, Jovika juga kerap  beberapa kali meraih mendali emas, perak dan perunggu pada dua cabor sprin (lari cepat) dan cabor lompat jauh.

 

Namun dikarnakan terbentur usai kini ia tak lagi jadi atlet dan pasrah menerima keadaan.

 

Setelah usai menjadi atlet Ia mengaku sulit cari pekerjaan, hingga tak bisa meneruskan tingkat pendidikannya ke bangku kuliah karena tidak memiliki biaya.

 

Jovika harus membantu ibunya bertani untuk menyambung hidupnya, ia harus memenuhi kebutuhan rumah, ibu dan adiknya lantaran ayahnya sudah tiada.

 

Jovika berharap kepada Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto agar dirinya mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dengan penghargaan-penghargaan yang selama ini diraihnya, yang sudah mengharumkan nama Lampung Selatan.

 

"Saya juga mohon kepada bapak Nanang agar bisa menjadikan piagam-piagam saya sebagai pertimbangan agar saya masih tetap bisa mengabdi untuk Lampung Selatan," ungkapnya seperti dikutip dari TribunLampung.co.id.

 

Erna (40) orang tua Jovika mengaku dirinya harus berjuang sendirian untuk memenuhi kebutuhan kelangsungan hidup keluarganya, setelah suaminya meninggal 5 tahun yang lalu. "Setelah suami meninggal pada tahun 2017 lalu.

 

saya sudah menjadi tulang punggung keluarga. Sementara saya juga tidak punya pekerjaan. Hanya mengandalkan menanam sayur dan petani padi, Saya berharap ada bantuan dari Pemerintah untuk membantu kami. Karena selama ini kami tidak mendapatkan bantuan-bantuan apapun " katanya. (*)

 

BACA JUGA: Mario Aji Tampil Impresif di Sesi Latihan GP Moto 3 Misano



Saibumi.com

merupakan portal berita Lampung, media online Lampung yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Lampung, berita terkini Lampung dan berita terkini Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Bethsaida Hospital | Rumah Sakit Tangerang, Gading Serpong