Saibumi.com (SMSI) – Musim penghujan tiba, salah satu penyakit yang ditakuti adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). setiap tahun penyakit ini selalu merenggut banyak nyawa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Demam berdarah dengue atau DBD merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue.
BACA JUGA: Tanaman Hias Aglonema Masih Jadi Primadona
Oleh krana itu sebelum terkena DBD alangkah Baiknya mengantisipasinya dengan beberapa hal berikut:
Bagi Anda yang memiliki bak mandi di dalam kamar mandi, jangan lupa untuk membersihkannya setiap seminggu sekali. Telur nyamuk betina akan menempel pada dinding bak yang terisi air. Bila bak mandi tidak dibersihkan secara berkala, telur akan menetas menjadi larva, yang kemudian tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Keseluruhan siklus ini berlangsung antara 8-10 hari.
Selain senang tinggal di bak mandi, nyamuk Aedes aegypti juga bisa berkembang biak di genangan air yang terdapat di dalam wadah. Misalnya, di ember, baskom, vas bunga, kaleng atau ban bekas yang berisi air hujan, dan sebagainya. Maka itu, salah satu cara mencegah DBD adalah memastikan bahwa di sekitar rumah tidak ada wadah yang berisi genangan air terlalu lama agar tidak menjadi sarang nyamuk.
Mengoleskan losion antinyamuk bisa menjadi salah satu upaya melindungi diri dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Oleskan losion ini pada bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian, baik saat Anda sedang di rumah maupun saat beraktivitas di luar rumah.
Penggunaan kelambu di kamar tidur juga dapat membantu melindungi Anda dan keluarga dari gigitan nyamuk. DBD adalah penyakit yang juga dapat menyerang bayi dan anak-anak.
Tahukah Anda? Beberapa tanaman disebut ampuh dalam mengusir nyamuk. Contohnya, serai, lavender, peppermint, dan tapak dara (geranium).
Anda cukup meletakkan beberapa pot berisi tanaman-tanaman tersebut di beberapa pojok rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk.
nyamuk Aedes aegypti biasanya aktif mencari mangsa pada siang dan sore hari. Untuk mengurangi risiko digigit nyamuk pada kedua waktu itu, sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang menutupi sebagian besar kulit.
Nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Itulah kenapa banyak nyamuk yang senang bersarang di tumpukan atau gantungan baju yang sudah dipakai. Untuk mengurangi tempat bersarangnya nyamuk di dalam rumah, sebaiknya hindari menumpuk baju atau menggantungnya di gantungan baju berlama-lama.
Sisa air hujan kadang menggenang di dedaunan atau semak-semak. Bila tanaman dibiarkan lebat dan jarang dibersihkan, nyamuk Aedes aegypti bisa berkembang biak di situ. Maka itu, memasuki musim hujan ini, pastikan Anda memangkas tanaman liar dan pohon lebat di sekitar rumah. Periksa juga tanaman di pot, pastikan tidak ada air yang menggenang di dalamnya.
Pastikan juga tidak ada pot kosong yang dapat menjadi tempat menampung air dan berpotensi menjadi sarang nyamuk. Selain itu, kubur barang-barang tidak terpakai yang dapat menampung air, seperti plastik, kaleng, botol bekas, dan sebagainya.
Nah itulah cara sederhana menjauhkan diri dari nyamuk DBD, semoga selalu dijauhkan dari segala penyakit ya. (*)
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 640
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 293
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 264
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 233
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 197
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 185
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 29
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 27
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 25
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 22
BERLANGGANAN BERITA