Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Lampung termasuk salah satu daerah yang menyumbang perikanan tangkap rajungan nasional sebesar 10 sampai 15 persen per tahun secara konsisten.
Salah satu komoditi ekspor Indonesia yang diminati pasar internasional adalah perikanan rajungan.
Seperti yang diungkapkan oleh Kabid Pelayanan Tangkap DKP Lampung Sutaryono jumat lalu mengungkapkan ia berharap Lampung pada tahun 2022 bisa menjadi penghasil rajungan terbaik. Bisa dari hasil penanganan rajungan, total produksinya, atau pengelolaan sumber daya rajungannya.
BACA JUGA: Ini Dia Perbedaan Air Putih Kemasan dengan Air Putih Rebusan

Total produksi perikanan rajungan di Lampung, pada tahun 2019 mencapai 1.192.533,22 kilogram dan meningkat signifikan di 2020 sebanyak 1.383.219,64 kilogram.
Pasar ekspornya diantaranya ke Amerika Serikat, Hongkong, Singapura, dan lainnya. "Itu mengapa pelestarian perikanan rajungan harus dijaga secara berkelanjutan demi kesejahteraan nelayan juga," kata Sutaryono di acara yang sama.
Di Lampung ada 5 perusahaan yang melakukan pengolahan ikan rajungan melalui unit pengelolaan ikan (UPI) rajungan yaitu PT Philips Seafoods Indonesia, PT Siger Jaya Abadi, PT Siger Jaya Sentosa, PT Cakrawala Seafood Jaya, dan PT Bumi Menara Internusa.(Eva)
BACA JUGA: Ini Dia Perbedaan Air Putih Kemasan dengan Air Putih Rebusan
merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.
1
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 644
2
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 300
3
Senin, 27/07/2026 - Dibaca : 266
4
Selasa, 28/07/2026 - Dibaca : 241
5
Kamis, 30/07/2026 - Dibaca : 199
6
Jumat, 31/07/2026 - Dibaca : 188
1
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 68
2
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 53
3
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 52
4
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
5
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 48
6
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 45
7
Senin, 03/08/2026 - Dibaca : 43
BERLANGGANAN BERITA